Mengenali Bahasa Cinta Buah Hati, Supaya Orangtua Nggak Salah Memberi

09 July 2019, at 00:00
0
0
Mengenali Bahasa Cinta Buah Hati, Supaya Orangtua Nggak Salah Memberi

Setiap orangtua pasti mencintai anaknya dengan sepenuh hati. Cinta tersebut lah yang menjadi salah satu unsur penting dalam menentukan bagaimana nantinya seorang anak menjadi dewasa dan berhubungan dengan orang lain.

Namun ternyata, masing-masing anak memiliki cara yang unik dan berbeda untuk memberikan dan menerima kasih sayang. Hal tersebut disebut dengan bahasa cinta.

Oleh sebab itu, sebagai orangtua, kamu perlu memahami bahasa cinta buah hati agar si kecil bisa merasakan kasih sayangmu dengan maksimal.

Baca Juga: Jangan Dimarahi, Ini Cara Tepat Mengatasi Anak yang Suka Bohong

Berikut ini 5 bahasa cinta primer menurut Gary Chapman, penulis buku The Five Love Languange, yang dimiliki oleh buah hati. Meskipun dapat menerima semuanya, namun selalu ada yang lebih dominan.

1. Kata-kata Pendukung atau Pujian

kata-kata pendukung
pexels.com/@pixabay

Salah satu cara untuk mengekpresikan perasaan cinta dan kasih sayang adalah dengan mengungkapkannya secara langsung melalui ucapan. Nggak hanya kata-kata seperti “aku sayang kamu”, namun kalimat pendukung atau pujian lainnya juga bisa kamu lakukan.

Ucapkan pujian, perhatian, dan dengarkan anak saat berbicara. Tertawalah saat ia menceritakan hal yang lucu dan berkomunikasilah dengan fokus melihat matanya.

2. Waktu Bersama

waktu bersama
pexels.com/@rawpixel

Selain kata-kata pendukung yang manis, waktu bersama atau quality time juga merupakan salah satu dari lima bahasa cinta lho.

Aktivitas sederhana seperti mengobrol, berjalan-jalan, menemani anak bermain dan belajar merupakan salah satu cara utama untuk menunjukkan kasih sayang.

Bagi anak-anak, bentuk bahasa cinta ini bisa berupa permintaan berulang-ulang pada hal yang sama seperti melakukan permainan yang itu-itu saja.

3. Sentuhan Fisik

sentuhan fisik
pexels.com/@anafrancisconi

Sentuhan fisik merupakan bahasa cinta yang paling mudah untuk dilakukan. Hal ini nggak hanya sebatas pelukan dan ciuman, melain juga sentuhan sederhana seperti menepuk punggung, bergandengan tangan, membelai dan lain sebagainya.

Secara emosional, sentuhan fisik akan membantu meningkatkan kualitas hubungan antara anak dengan orangtua.

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Membuat Anak Betah di Rumah

4. Pemberian Hadiah

pemberian hadiah
pexels.com/@pixabay

Pemberian hadiah merupakan hal yang membuat anak merasa diapresiasi, dianggap spesial dan berharga. Selain itu, bahasa cinta yang satu ini juga sering dilakukan oleh orangtua karena lebih praktis dan mudah.

Meskipun demikian, orangtua sebaiknya nggak asal memberi hadiah ya! Kamu harus memberikan kesan bahwa kado tersebut merupakan tanda cintamu. Bukan dilihat dari seberapa mahal atau besar, namun sespesial apa itu bagi si buah hati.

5. Pelayanan

pelayanan
pexels.com/@rawpixel

Sebenarnya, mengasuh anak juga sudah merupakan sebuah tindakan pelayanan. Menurut Chapman, bahasa cinta yang satu ini diartikan sebagai kesediaan tanpa paksaan.

Orangtua bisa menunjukkan kasih sayangnya dengan membantu anak untuk memahami sesuatu atau mencari mainanannya yang hilang misalnya.

Baca Juga: Para Ibu Harus Tahu, Ini 5 Pertanyaan Sulit Anak dan Cara Menjawabnya

Setelah mengetahui 5 bahasa cinta, Sobat Qupas bisa mengamati manakah yang paling dominan pada si buah hati.

Perhatikanlah mana yang paling sering dilakukan oleh anak kepada orang lain dan mana yang paling membuatnya bahagia. Dengan demikian, kasih sayang akan tersalurkan dengan lebih maksimal padanya

0 Comment