Menilik Kisah Kakek 73 Tahun yang Hidupi 12 Anaknya dengan Berjualan Kue, Mengundang Air Mata!

07 November 2019, at 12:00
0
0
Menilik Kisah Kakek 73 Tahun yang Hidupi 12 Anaknya dengan Berjualan Kue, Mengundang Air Mata!

Sebagian dari kamu pasti pernah merasa malas untuk berangkat kerja. Apalagi setelah melewati hari libur sabtu dan minggu, rasanya berat untuk balik kerja di hari seninnya.

Tapi sadar nggak sih, kalau di luar sana ada banyak orang yang rela banting tulang siang dan malam demi menghidupi keluarganya di rumah?

Seperti kisah seorang kakek berusia 73 tahun yang viral karena semangat bekerjanya yang luar biasa ini.

kakek berusia 73 masih bekerja
facebook.com/ChannelFS

Awal mulanya, kisah kakek yang diketahui bernama Mail tersebut diunggah oleh akun Youtube bernama FS Channel.

Video itu berhasil menggambarkan semangat seorang kakek asal Malaysia yang kesehariannya menjadi penjual roti goreng.

Kue pisang goreng yang disebut jemput-jemput tersebut terbuat dari tepung terigu, pisang, dan sedikit gula. Lalu digoreng hingga garing crunchy.

Yang bikin terenyuh lagi, kakek Mail ternyata berjualan jemput-jemput untuk menghidupi ke-12 anaknya.

kakek berjualan kue
facebook.com/ChannelFS

Meski sudah renta dan hanya seorang diri, lantaran sang istri sudah meninggal sejak 23 tahun yang lalu, namun semangat kakek Mail untuk berjualan nggak pernah padam.

Dalam kesehariannya, kakek Mail selalu berkeliling untuk menjajakan jemput-jemput buatannya. Harga kue pisang goreng ini terbilang sangat murah.

Baca juga: Kisah Pilu Kakek Tunanetra yang Bertahan Hidup dari Rongsokan dan 20 Tahun Tidur di Pos Kamling

Yaitu mulai dari RM 0.12 atau sekitar Rp 400 saja. Agar lebih variatif, kakek Mail nggak hanya membuat isian pisang saja, tapi juga ada isian buah naga, nanas, nangka, hingga jagung.

kue jemput jemput
citarasawan.blogspot.com

Dari video tersebut juga terungkap, dalam sehari kakek Mail bisa menjual lebih dari 2000 kue jemput-jemput. Sedangkan di momen bulan ramadhan, kakek 12 anak ini akan memberikan kue buatannya secara cuma-cuma, alias gratis.

Menyandang status duda sejak 23 tahun yang lalu, membuat kakek Mail lebih fokus untuk membesarkan ke-12 anaknya. Semangatnya dalam mencari nafkah dan bersedekah di usianya yang nggak lagi muda tentu patut mendapatkan ancungan jempol.

kakek jualan kue jemput jemput
facebook.com/ChannelFS

Dari apa yang dilakukan oleh kakek Mail, sobat Qupas bisa memetik makna tentang pentingnya semangat bekerja. Ternyata banyak orang di luar sana dengan fisiknya yang sudah renta, masih harus banting tulang demi menghidupi orang yang disayanginya.

Makanya, tetap semangat dan giat bekerja ya!

0 Comment