Qupas Family

Menyambut New Normal, Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak dengan 6 Cara Ini

27 May 2020, at 07:28
Menyambut New Normal, Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak dengan 6 Cara Ini

Jargon dan anjuran #dirumahaja sepertinya akan hilang sebentar lagi. Secara perlahan, pemerintah meminta masyarakat untuk berdamai dengan virus corona dan bersiap menerapkan tatanan kehidupan baru alias new normal demi menyelamatkan perekonomian bangsa.

Hal tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah new normal sama dengan herd immunity yang artinya membiarkan masyarakat (sampai 70% populasi) terpapar Covid-19 untuk mendapatkan antibodi secara alami?

New Normal (Foto: news.sky.com)
news.sky.com

Terlepas dari apakah new normal merupakan istilah lain bagi herd immunity, secepat mungkin aktivitas normal kemungkinan akan dimulai kembali. Hal tersebut juga terkait dengan kegiatan perkantoran, sekolah, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, orang tua perlu waspada dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dengan cara berikut ini agar siap menghadapi kondisi new normal.

1. Berikan ASI atau Konsumsi Makanan Sehat

Meningkatan Sistem Kekebalan Tubuh Anak (Foto:richmondmom.com)
richmondmom.com

Cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak yang pertama adalah dengan memberikan asupan yang sehat sesuai dengan kebutuhan.

Apabila anak masih berusia bayi, usahakan untuk memberikan air susu ibu secara ekslusif sampai 6 bulan. Pasalnya, ASI mengandung komponen yang mampu meningkatkan antibodi dan sel darah putih.

Untuk anak yang lebih besar, penuhi kebutuhan gizinya dengan makanan yang sehat dan bergizi. Jangan lupakan sayur dan buahnya yang kaya akan vitamin ya!

2. Waktu Tidur

Cara Meningkatkan Imun Anak (Foto: gettyimages.com)
gettyimages.com

Selain makanan, orang tua juga perlu memperhatikan waktu tidur anak. Seperti orang dewasa, kurang istirahat juga akan mengganggu perkembangan si kecil dan membuatnya lebih mudah terkena penyakit.

Lantas, berapa waktu tidur yang dibutuhkan anak-anak? Normalnya, bayi butuh 18 jam, balita 12 sampai 13 jam, dan anak prasekolah 10 jam setiap harinya.

3. Biasakan Mencuci Tangan

Cara Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak (Foto: stock.adobe.com)
stock.adobe.com

Meskipun nantinya aktivitas normal sudah kembali diberlakukan, bukan berarti kebiasaan mencuci tangan boleh ditinggalkan.

Bagaimana pun, keberadaan virus corona masih ada dan siap menyerang siapa saja termasuk si kecil. Maka dari itu, tetap biasakan buah hati untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun.

Baca juga: Selama Masa Pandemi, Berapa Kali Anak Harus Cuci Tangan Pakai Sabun dalam Sehari?

4. Rutin Berolahraga

​​​​​​​Sistem Imun Anak (Foto: globalsportmatters.com)
globalsportmatters.com

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak juga bisa dilakukan dengan rutin berolahraga. Nggak perlu yang berat, orang tua bisa mengajak si kecil untuk berjalan kaki, bersepeda, atau berenang bersama.

Kegiatan tersebut akan meningkatkan hormon endorfin dan sel pembunuh penyakit alami dalam tubuh.

5. Jauhkan dari Asap Rokok

​​​​​​​Kesehatan Anak (Foto: newhealthcenter.org)
newhealthcenter.org

Menghindarkan anak dari asap rokok juga penting untuk meningkatkan sistem imunnya. Apabila ada anggota keluarga di rumah yang merokok, sebaiknya minta untuk berhenti atau paling nggak menghindari aktivitas tersebut di dekat si kecil.

Pasalnya, rokok mengandung lebih dari 4000 toksin yang bisa mengiritasi dan membunuh sel dalam tubuh. Hal tersebut akan membuat anak-anak lebih rentan terhadap virus dan bakteri.

6. Hindari Stres

Perkembangan Anak (Foto: coffeeandconfettimom.com)
coffeeandconfettimom.com

Stres nggak cuma dialami oleh orang dewasa, lho! Anak-anak pun bisa merasa tertekan dan memproduksi hormon stres dalam tubuh, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini.

Jika sudah stres, sistem kekebalan tubuh akan melemah dan masalah kesehatan akan lebih mudah menyerang. Maka dari itu, menghindari tekanan mental sangatlah penting!

Menerapkan new normal dalam bayang-bayang virus corona yang mengerikan memang bukan hal yang mudah. Maka dari itu, membangun pertahanan pada diri sendiri dan keluarga merupakan hal yang penting.