Meski Orang Tuamu Bercerai, Tidak Lantas Hal Tersebut Pasti Terjadi Padamu Juga, Ayo Lawan Trauma!

02 February 2019, at 17:00
0
0
Meski Orang Tuamu Bercerai, Tidak Lantas Hal Tersebut Pasti Terjadi Padamu Juga, Ayo Lawan Trauma!

Semua orang pasti ingin membawa hubungannya ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Melakukan janji suci untuk selalu bersama dalam suka dan duka merupakan hal yang luar biasa membahagiakan.

Namun sayangnya, tidak semua pernikahan berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan. Banyak yang mengalami perceraian bahkan di usia awal hubungan tersebut.

Menyaksikan kegagalan orang tua dalam berumah tangga terkadang memberikan dampak yang buruk bagi psikisnya. Bisa saja dia menjadi takut untuk menjalani komitmen dengan orang lain.

Baca Juga: Lama Pacaran Tidak Menjamin Kamu Akan Berkomitmen dalam Pernikahan

Akan tetapi, tidak semua hal yang terjadi pada mereka juga akan menular padamu. Yuk lawan trauma perceraian orang tua! Kamu bisa melakukan hal-hal di bawah ini sebagai pembelajaran agar pernikahanmu tidak kandas seperti mereka.

1. Menikah dengan Mental yang Matang

menghadapi trauma orang tua bercerai dengan menikah dengan mental yang matang
pexels.com/@minan1398

Menikah pada usia muda memang sah-sah saja. Namun, kebanyakan orang yang menikah pada usia belum matang mengalami perceraian.

Hal yang tidak diinginkan tersebut terjadi karena mental yang tidak cukup kuat untuk menanggung segala urusan rumah tangga yang berat.

Mungkin, cinta saja memang tidak cukup sebagai modal mengarungi bahtera rumah tangga.

menghadapi trauma pernikahan dengan menikah pada usia matang
pexels.com/@ramtin-ak-163854

Jika salah satu saja memiliki mental yang masih labil, maka akan sulit untuk mempertahankan hubungan. Menikah muda boleh saja, asal sanggup menanggung semua konsekuensinya.

Menikahlah ketika semua sudah siap. Bukan hanya bermodal cinta, ada banyak persiapan pernikahan yang juga harus dipersiapkan.

2. Komunikasi Sangat Penting

untuk menghindari perceraian harus ada komunikasi
pexels.com/@olly

Belajar dari orang tua yang bercerai, kamu pasti sadar bahwa komunikasi merupakan salah satu hal terpenting dalam menjalin rumah tangga.

Apabila pasangan tidak bisa menerapkan hal tersebut, maka tidak akan ada rasa saling memahami diantara mereka.

komunikasi yang baik menghindari perceraian
pexels.com/@freestockpro

Bagaiama bisa satu pikiran jika komunikasi saja masih amburadul? Sedangkan, menjalani pernikahan berarti menyatukan kepala dua orang dengan visi dan misi yang harus diwujudkan bersama-sama.

Bukan hanya trauma, sebenarnya menyaksikan orang tua bercerai juga mengajarkan hal ini kepadamu.

3. Semua Tentang Kalian Berdua

trauma perceraian orang tua semua tentang kalian berdua
pexels.com/@vera-arsic-304265

Jangan pernah hanya menyebutkan dirimu saja untuk hal-hal yang baik. Sedangkan jika itu mengenai sesuatu yang buruk atau kesalahan, kamu selalu menyebutkan pasangan.

Hal ini tidak akan baik dan dapat menimbulkan perceraian.

mencegah perceraian dengan saling menghargai
pexels.com/@freestocks

Pernikahan merupakan hubungan yang dijalanakan oleh dua orang didalamnya, yaitu kamu dan pasangan.

Sehingga, tidak adil rasanya apabila hanya menyebut salah satu seperti “aku” atau “kamu” pada saat-saat tertentu yang seharusnya menjadi evaluasi bersama.

Baca Juga: Siap-Siap, Kode Ini Tunjukkan Pasangan Ingin Menikah!

4. Masalah Keuangan

masalah keuangan penyebab perceraian
pexels.com/@rawpixel

Meskipun banyak yang menyangkal, namun uang dan masalah keuangan memang bisa menjadi sumber masalah perceraian. Banyak pasangan yang mengalami hal seperti ini.

Melihat hal tersebut, kamu bisa menyimpulkan bahwa saling terbuka dengan keuangan masing-masing merupakan hal pernting dalam sebuah rumah tangga. Menikah berarti berani untuk berbagi hidup dengan orang lain.

masalah keuangan trauma perceraian orang tua
indianlifestylez.com

Masing-masing dari suami atau istri berhak untuk mengusulkan penggunaan uang yang dimiliki dalam rumah tangga. Jangan sampai kamu menggunakan banyak anggaran untuk sesuatu yang tidak diketahui oleh pasangan.

5. Target dalam Pernikahan Kalian

target dalam pernikahan kalian menentukan terbebas dari trauma orang tua bercerai
pexels.com/@rawpixel

Selain 4 hal di atas, meberikan target untuk pencapaian hubungan juga perlu dilakukan. Komunikasikan dengan pasangan apa yang ingin kalian capai dalam beberapa waktu mendatang.

Hal seperti ini penting sebagai motivasi suami dan istri dalam menjalin rumah tangga yang harmonis.

hindari perceraian dengan membuat targer dalam hubungan
victoriabuzz.com

Kamu dan pasangan harus memiliki cita-cita untuk hubungan kalian. Dengan begitu, akan lebih menyenangkan untuk berusaha bersama-sama mewujudkannya.

Jadi meskipun orang tuamu bercerai, hal itu belum tentu akan terjadi kepadamu juga. Semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam menjalin hubungan yang langgeng dan harmonis.

Baca Juga: Ini Lho Alasan di Balik Pasangan Bahagia yang Justru Jarang Umbar Kemesraan

Asalkan, kamu bisa belajar dari apa yang terjadi dalam rumah tangga orang tuamu. Jangan takut untuk melawan trauma. Katakan kepada pasangan untuk berusaha bersama-sama.

Ingin mendapatkan lebih banyak lagi tips tentang hubungan? Kamu bisa unduh aplikasi Qupas melalui Google Play Store atau Apple App Store sekarang juga!

0 Comment