Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Kuliner Jeroan Sapi di Semarang yang Nggak Pernah Sepi

29 March 2019, at 12:00
0
0
Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Kuliner Jeroan Sapi di Semarang yang Nggak Pernah Sepi

Kota Semarang yang punya julukan sebagai kota Lumpia ini memang memiliki sejuta pesona. Mampu menghipnotis para wisatawan lokal hingga mancanegara dengan pemandangan alam dan peninggalan sejrah yang begitu kaya.

Bukan hanya soal pariwisatanya saja, tapi juga banyaknya kuliner khas yang memanjakan lidah. Bikin semua pelancong jadi ingin kembali lagi dan lagi.

Diantara banyaknya tempat makan, ada salah satu warung legendaris yang bisa kamu singgahi. Nasi Goreng Babat Pak Karmin yang punya sajian empuk jeroan sapi dengan bumbu rahasia sejak puluhan tahun yang lalu.

1. Sudah Buka Sejak Tahun 1971

kuliner semarang legendaris
instagram.com/bubueataway

Sudah hampir lima puluh tahun, kuliner Semarang legendaris ini buka. Sukarmin yang kini berusia 68 tahun mendirikan sebuah tenda di kawasan Mberok, Kota Lama.

Seru untuk menikmati malam hari kota yang begitu indah dengan bangunan tua yang berdiri megah nan mengagumkan. Saat ramai dengan pengunjung, meja makan bisa digelar hingga keluar tenda.

nasi goreng babat pak karmin
instagram.com/makandoang

Sejak tahun 1971 yang lalu, tempatnya pun tak pernah pindah. Dari awal buka hingga hari ini. Sukarmin membuka cabang di kawasan MH Tamrin yang dikelola sendiri oleh anak pertamanya.

Dengan resep masakan yang selalu Pak Karmin pertahankan itulah yang menjadi daya tarik para pengunjung yang terus datang silih berganti hingga mampu membuka cabang.

2. Resep Rahasia yang Masih Terus Dijaga Sampai Hari ini

resep nasi goreng babat pak karmin
instagram.com/bubueataway

Resep menu masakan khas Semarang ini sudah didapatkannya secara turun-temurun dari sang eyang. Usaha yang sudah dijalankan lebih dari empat puluh delapan tahun ini ada untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak.

Baca juga : 7 Nasi Goreng Enak di Jakarta, Mulai dari Nasi ijo hingga Ati Ampela. Awas Ngiler!

Berjualan babat gongso dengan sebuah tenda sederhana yang berada di Jembatan Mberok. Saat itu, kawasan tersebut tidaklah ramai seperti sekarang ini.

sajian babat gongso
instagram.com/futuhunt

Ada dua menu andalan yang ditawarkan, nasi goreng babat dan babat gongso. Untuk menu tumisan babat hanya dengan bumbu berair sedikit.

Para pengunjung bisa meminta sendiri tingkat kepedasan sesuai selera lho. Istimewanya lagi, nasi goreng babatnya yang jumbo dan memiliki cita rasa manis, gurih yang memanjakan lidah banget.

3. Lokasinya Semarang Legendaris yang Nggak Pernah Sepi

lokasi kuliner semarang legendaris
instagram.com/bayuajipratomo

Lokasi nasi goreng babat Pak Karmin yang berada di Jalan Pemuda No.2, Kauman, Semarang. Tepat sekali di pinggir kali, sembari makan dengan menikmati suasana malam hari kota Lumpia.

Buka dari jam 08.00-22.00 WIB, bisa kamu kunjungi untuk menu makan siang ataupun makan malam. Tentunya dengan resep masakan yang sudah nggak perlu diragukan lagi.

babat gongso pak karmin
instagram.com/phindelicious

Kini pelanggan Pak Karmin sudah ada 600 orang setiap harinya di cabang pusat. Karena bukan hanya menu nasi goreng jumbo kecap manisnya saja yang membuat orang berdatangan.

Tapi juga keramahan Pak Karmin dalam menyambut para pelanggan yang menjadi kunci dari rasa masakan yang lezat di lidah.

Itulah kuliner Semarang legendaris yang punya sajian nasgor pedas manis dengan jeroan sapi yang melimpah. Harganya pun mulai dari Rp15.000,00 saja lho. Yakin nih nggak mampir?

0 Comment