Ngeri, Orang ini Rela Jadi 'Vampir' Hanya untuk Penelitian

02 October 2018, pada 02:43
0
0
Ngeri, Orang ini Rela Jadi 'Vampir' Hanya untuk Penelitian

Dunia medis tak henti-henti melakukan penelitian untuk menemukan fakta-fakta baru. Ada banyak pakar dari seluruh penjuru dunia yang melakukan riset yang tujuannya tidak lain untuk memajukan kesehatan dunia, termasuk teknologi kesehatan yang selama ini digaung-gaungkan.

Kadang kala penelitian itu menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Sebab, tidak semua penelitian dianggap baik oleh orang awam, walaupun para pakar memiliki maksud dan tujuan tersendiri.

Ngeri, Orang ini Rela Jadi 'Vampir' Hanya untuk Penelitian
novartis.com

Sejak dulu, sudah banyak penelitian kesehatan yang menuai kontroversi dari masyarakat sehingga para peneliti menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan risetnya.

Namun, kontroversi itu kembali terjadi saat ini. Baru-baru saja sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal United European Gastroenterology mengungkap fakta yang cukup mengejutkan.

Penelitian itu meminta beberapa orang untuk minum darahnya sendiri layaknya vampir untuk mendiagnosis masalah pencernaan.

Dikutip dari laman Live Science, penelitian yang cukup menuai kontroversi itu dilakukan guna mengetahui fungsi dari protein yang bernama calprotetin. Protein itu sendiri munculnya ketika terjadi peradangan pada usus.

Baca juga : Ngeri, Wanita ini Alami Penyakit Mengerikan karena Hobi Makan Mi Pedas

Ngeri, Orang ini Rela Jadi 'Vampir' Hanya untuk Penelitian
labtestsonline.it

Dari hasil itu, para peneliti ingin mengetahui dan menghitung seberapa banyak calprotein dalam kotoran sehingga dapat dengan mudah mengetahui apakah terjadi perdarahan atau tidak pada tubuh seseorang.

Sebagai orang normal, tentu saja partisipan yang meminum darah itu mengalami kondisi yang tidak biasa. Walaupun hanya minum sebanyak 100ml saja, ada reaksi yang ditimbulkan, seperti mual-mual, muntah, diare, bahkan konstipasi. Lebih dari itu, ada satu hal yang paling ketara, yakni warna BAB menjadi sangat gelap.

Ngeri, Orang ini Rela Jadi 'Vampir' Hanya untuk Penelitian
detik.net.id

Hal itu menandakan bahwa ada darah pada saluran pencernaannya. Jadi, ketika seseorang mengalami tanda-tanda tersebut, maka para pakar memiliki asumsi bahwa telah terjadi perdarahan di dalam tubuh yang mengenai saluran cerna.

Secara garis besar, penelitian ini mendapati hasil bahwa ketika calprotein di dalam tubuh tiba-tiba menjadi tinggi, maka menandakan seseorang sedang mengalami radang usus, bahkan perdarahan. Untuk itu, bisa dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

0 Komentar