Nggak Baik untuk Mental, Jangan Ajak Anak Nonton Film Horor!

05 October 2019, at 17:00
0
0
Nggak Baik untuk Mental, Jangan Ajak Anak Nonton Film Horor!

Menonton film bersama merupakan salah satu kegiatan seru yang bisa dilakukan oleh orang tua dan anak. Akan tetapi, nggak semua film bisa ditonton dengan anak lho.

Sebagai orang tua, kamu harus benar-benar jeli dalam memilih konten yang tepat untuk buah hati. Genre horor misalnya, meskipun terbilang seru dan memacu adrenalin namun jenis film ini nggak sebaiknya ditonton bersama si kecil.

Meskipun bersifat fiksi, nyatanya film horor bisa memberikan dampak buruk pada buah hati, yang bahkan bisa terbawa sampai dewasa. Apa saja ya?

1. Kesulitan Membedakan Realita dan Fiksi

anak nonton film
newywithkids.com.au

Sebagai orang dewasa, tentu saja kamu bisa dengan mudah membedakan antara fiksi dan realita. Akan tetapi, nggak demikian dengan anak-anak.

Si kecil bisa saja menganggap film horor yang merupakan fiksi adalah sebuah realita. Hasilnya, buah hati akan menganggap sosok-sosok menyeramkan di dalamnya adalah nyata dan menjadi ketakutan.

2. Mengalami Gangguan Tidur

gangguan tidur pada anak
123rf.com

Menonton film horor juga bisa menyebabkan gangguan tidur pada anak lho! Bukan hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun banyak yang mengalaminya.

Suara-suara yang diperbesar, bayangan yang mengintimidasi, dan berbagai hal lain yang didesain meresahkan pada film horor menjadi penyebab dari masalah tersebut.

Gangguan tidur ini dapat berlangsung selama beberapa hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.

3. Memunculkan Kecemasan dan Fobia

kecemasan pada anak
happyfamilies.com.au

Anak kecil dan remaja memiliki risiko yang lebih besar mengalami kecemasan atau fobia setelah menonton film horor.

Menurut Jean Piaget, seorang ahli teori perkembangan dari Swiss mengatakan bahwa pengembangan kognitif didasari oleh cara memahami dunia yang dapat berubah saat kamu tumbuh dewasa.

Buah hati yang belum memiliki banyak pengalaman hidup mendapatkan prespektif baru dari film horor yang ditontonnya sehingga berisiko menyebabkan kegelisana dan fobia yang bertahan lama.

Baca Juga: Kegiatan Seru yang Bisa Orang Tua Lakukan Bersama Anak untuk Membantu Perkembangannya

4. Menimbulkan Perilaku Agresif

anak agresif
centredaia.com

Nggak hanya memunculkan kecemasan dan fobia, menonton film horor juga bisa membuat anak berperilaku lebih agresif.

Dilansir dari Association for Youth, Children, and Natural Psychology (AYCNP), seorang psikolog keluarga bernama RY Langham mengatakan bahwa anak yang menonton film-film menakutkan dapat menunjukkan perilaku agresif atau kekerasan, baik di rumah maupun di sekolah.

Hal tersebut disebabkan karena si kecil belum cukup paham mana hal yang boleh dicontoh dan mana yang harus dihindari.

5. Melekat di Ingatan

menonton film horor
istockphoto.com

Bagaimana pun, anak-anak pasti lebih terpengaruh oleh film-film yang menakutkan dibandingkan dengan orang dewasa. Oleh sebab itu, hal tersebut sangat mungkin melekat pada ingatan.

Menyaksikan film horor dapat membuat anak-anak cenderung menangis, merasa mual, dan lain sebagainya saat mengingat hal tersebut.

Nah, itu dia Sobat Qupas beberapa hal yang membuatnya nggak boleh mengajak anak nonton film horor. Nggak mau buah hati mengalami masalah kesehatan mental, kan?

0 Comment