Nggak Berpenghuni, Ternyata Wilayah Ini Juga Tercemar Sampah Plastik Lho!

22 August 2019, at 12:00
0
0
Nggak Berpenghuni, Ternyata Wilayah Ini Juga Tercemar Sampah Plastik Lho!

Soal sampah memang bukan hanya urusan satu negara, tapi juga banyak wilayah lain di dunia. Membiasakan diri untuk sadar akan penggunaan sampah dan cara yang tepat untuk mengolahnya kembali adalah hal yang terpenting.

Walau sudah ada banyak sekali sekumpulan orang yang melakukan kampanye tentang peduli sampah platik, tetap masih ada saja orang-orang yang enggan untuk menanggapinya.

Lebuh mengagetkan lagi, ternyata di daerah terpencil di bumi saja sudah tercemari oleh partikel sampah kecil, lho. Nah, buat kamu yang masih belum mengetahuinya, Ini lho beberapa fakta yang sudah Qupas rangkum!

1. Partikel plastik ditemukan di Kutub Utara

partikel sampah
image.stern.de

Fakta mengejutkan yang pertama adalah di Kutub Utara ditemukan ada 10 ribu partikel platik di setiap satu liter di kawasan Arktik. Itu artinya, orang yang berada di sana bisa menghirup mikroplastik hanya dari udara saja lho.

Padahal, Kutub Utara dianggap sebagai daratan di bumi yang masih alami hingga hari ini.

2. Bukan hanya plastik, tapi juga sampah lainnya sepeti serpihan ban karet

partikel plastik di kutub utara
media.nu.nl

Para peneliti yang ada di Institut Alfred Wegener di Bremerhaven, Jerman, meneliti sebongkah salju dari Kutub Utara. Pada bongkahan itu, diambil satu sendok teh salju sebagai sample.

Hasilnya, mayoritas adalah bahan alami seperti sisa tumbuhan mati dan rambut binatang. Namun juga ditemukan, serpihan ban karet, pernis, dan serat sintetis lainnya.

3. Di Pegunungan Alpen Bayern ditemukan 150 ribu partikel plastik

di pegunungan alpen bayern ada plastik
livingstonenterprise.com

Di daerah bersalju lainnya, seperti di Pegunungan Alpen Bayern juga ditemukan sedikitnya 150 ribu partikel plastik setiap 1 liternya.  Menurut Dr. Melani Bergmann, partikel plastik yang ditemukan berasal dari limbah mobil atau pun kapal.

Bukan hanya itu saja, tapi juga kemasan produk yang dihancurkan menjadi serpihan.

Baca juga: Lagi-lagi Heboh, China Bangun Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Seperti Ini

4. Polusi plastik hingga ke Kutub Utara terjadi karena angin

polusi plastik yang terbang
foto.haberler.com

Dugaan para peneliti, polusi plastik bisa sampai ke Kutub Utara karena tersapu angin. Pada bulan April yang lalu, tim peneliti dari Inggris dan Perancis menemukan mikroplastik jatuh dari langit Pyrenees.

Sebuah daerah di Perancis yang dianggap masih alami.

5. Kondisi ini sangatlah memprihatinkan

kondisi kutub utara saat ini
headtopics.com

Tentu penemuan banyaknya mikroplastik di daerah yang nggak berpenghuni ini sangatlah memprihatinkan. Pasalnya, daerah tersebut dianggap masih alami.

Kini, plastik nggak hanya bisa ditemukan di laut dan pantai saja. Tapi juga ada di salju. Wah, sungguh mengejutkan sekali ya sobat Qupas.

Baca juga: Fakta Sampah Plastik yang Mengerikan, Masih Utuh Setelah 19 Tahun di Lautan

Sapuan angin yang membawa mikroplastik hingga ribuan kilometer jauhnya ini, tentu menjadi hal yang cukup mengerikan. Karena plastik yang dihancurkan menjadi kecil-kecil ini, bisa terhirup oleh manusia.

Jadi, yuk sadar dan cintai bumi dengan mengurangi penggunaan plastik secara berlebihan ya!

0 Comment