Qupas Healthy

Nggak Cuma Menyiksa, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Mengubah Kepribadianmu!

22 October 2019, at 03:00
Nggak Cuma Menyiksa, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Mengubah Kepribadianmu!

Pada umumnya, perubahan kepribadian seseorang dipengaruhi oleh lingkungan atau keadaan seperti pengalaman yang berkesan atau bahkan menyakitkan.

Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang mengalami perubahan kepribadian karena penyakit yang dideritanya lho. Menakutkan, ya?

Dilansir dari thehealthsite, berikut ini beberapa masalah kesehatan yang bisa menjadi penyebab perubahan kepribadian.

1. Stroke

stroke
healthdirect.gov.au

Penyakit pertama yang bisa menyebabkan perubahan kepribadian adalah stroke. Kondisi terganggunya suplai darah, oksigen, serta nutrisi ke otak ini ternyata nggak hanya menyebabkan kematian sel-sek otak namun juga perubahan kepribadian dan emosi.

Sebagian penderita stroke mungkin saja menjadi lebih mudah tersinggung dan agresif. Akan terjadi perubahan suasana hati dan tindakan yang lebih impulsif. Untuk mengatasi hal tersebut, penderita bisa menjalani terapi seperti terapi wicara, fisik, atau okupasi.

2. Parkinson

parkinson
thehealthy.com

Penderita parkinson juga bisa mengalami perubahan kepribadian lho. Hal tersebut karena masalah kesehatan ini memengaruhi produksi dopamin di otak secara bertahap sehingga menjadi rusak dan mati.

Alhasil, penderita akan menunjukkan gejala seperti gerakan lambat, gangguan keseimbangan, dan tremor. Kondisi tersebut pada akhirnya juga akan memengaruhi cara berjalan, berbicara, dan tidur penderita.

Pada tahap awal, penyakit ini akan membuat seseorang menjadi lebih ceroboh dan mudah terobsesi pada hal-hal kecil.

3. Tiroid

tiroid
istockphoto.com

Selain stroke dan parkinson, penyakit tiroid juga bisa mengubah kepribadian seseorang. Terdapat dua kategori terkait masalah kesehatan ini yaitu hipertiroidisme yang merupakan kondisi kelebihan produksi hormon tiroid dan hipotiroidisme yang berarti sebaliknya.

Mengalami hipertiroidisme dapat membuatmu menjadi lebih mudah tersinggung, cemas, agresif, dan sering mengalami perubahan suasana hati. Sedangkan hipotiroidisme menyebabkanmu mudah lelah dan menjadi pelupa.

Parahnya lagi, masalah kesehatan tersebut dapat memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan perubahan kepribadian yang lebih besar.

Baca Juga: Selalu Haus Meskipun Sudah Minum, Mungkin Kamu Mengalami Masalah Tiroid

4. Cedera Otak Traumatis

cedera kepala
gettyimages.com

Cedera otak traumatis biasanya disebabkan oleh kecelakaan atau kekerasan. Hal tersebut dapat memengaruhi cara seseorang memproses atau memahami informasi.

Nggak cuma itu, cedera otak semacam ini juga dapat menyebabkan perubahan kepribadian apabila merusak koneksi antara korteks serebal ke sistem limbik. Pasalnya, hal tersebut akan memengaruhi reaksi emosional. Meskipun dapat diobati, namun beberapa efeknya mungkin akan bertahan seumur hidup.

5. Multiple Sclerosis

multiple sclerosis
bestlifeonline.com

Penyakit yang dapat menyebabkan perubahan kepribadian selanjutnya adalah multiple sclerosis. Memengaruhi otak, mata, dan sumsung tulang belakang, masalah kesehatan ini merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan gangguan komunikasi antara tubuh dan otak.

Beberapa penderita multiple sclerosis mungkin mengalami euforia atau perasaan bahagia yang nggak berdasarkan kenyataan. Selain itu, mereka juga bisa menangis tanpa sebab dan nggak terkendali.

Ternyata nggak hanya menyiksa fisik saja, penyakit-penyakit di atas juga menyebabkan perubahan sifat atau karakter pada penderitanya. Apabila Sobat Qupas mengalami salah satunya, segera konsultasikan dengan dokter ya!