Nggak Disarankan Oleh Dokter, Begini Bahaya Baby Walker yang Harus Kamu Ketahui

12 September 2019, at 13:00
0
0
Nggak Disarankan Oleh Dokter, Begini Bahaya Baby Walker yang Harus Kamu Ketahui

Semua hal yang terjadi dalam perkembangan buah hati merupakan hal yang berharga bagi orang tua. Kemampuan si kecil untuk berjalan merupakan salah satu yang paling dinantikan.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung si kecil mengembangkan kemampuan tersebut, seperti membelikan baby walker.

Merupakan alat yang bantu jalan yang dianggap praktis dan memudahkan, ternyata penggunaan baby walker nggak disarankan karena memiliki berbagai kelemahan berikut ini.

1. Menghambat Kemampuan Berjalan

baby walker
mothercare.co.id

Sering disangka bisa melatih kemampuan berjalan buah hati, ternyata baby walker justru membuat perkembangan bayi yang satu itu terhambat lho.

Dilansir dari doktersehat, data menyebutkan bahwa bayi yang nggak menggunakan baby walker rata-rata mampu berjalan pada usia 10,7 sampai 11 bulan. Sedangkan yang menggunakannya justru baru bisa berjalan pada usia rata-rata 11,7 sampai 12 bulan.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena saat menggunakan baby walker, si kecil nggak bisa melihat kakinya melangkah sehingga nggak bisa mengatahui bagaimana cara melakukannya secara tepat.

2. Menghambat Kecerdasan

menggunakan baby walker
self.com

Mungkin kamu berpikir bahwa baby walker nggak memiliki keterkaitan dengan kecerdasaan buah hati. Akan tetapi American Academy of Padiatrics menyebutkan hal yang berbeda.

Akadami tersebut mengklaim bahwa penggunaan alat tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan kecerdasan dan psikologis buah hati secara signifikan.

3. Menghambat Perkembangan Tulang Belakang

anak menggunakan baby walker
todaysparent.com

Beberapa negara sudah melarang penjualan baby walker karena saran dari para dokter. Hal tersebut karena penggunaannya dianggap mampu menghambat perkembangan tulang belakang buah hati.

Alat tersebut secara nggak langsung akan menopang badan buah hati saat berdiri sehingga fungsi tulang belakangnya nggak bekerja secara maksimal.

Baca Juga: Sering Digunakan, Stroller Ternyata Berisiko Membuat Anak Jadi Mudah Cemas

4. Menghambat Perkembangan Otot

bayi merangkak
grupoolmitos.com/

Selain menghambat perkembangan tulang belakang, bahaya baby walker lainnya adalah membuat perkembangan otot nggak optimal.

Baby walker dinilai hanya mampu memperkuat kaki bagian bawah, bukan bagian atas dan pinggul yang seharusnya sangat penting untuk menopang si kecil saat berjalan. Hasilnya, anak akan merangkak daripada berjalan.

Bayi yang nggak menggunakan baby walker bisa berkembang secara alami menjadi lebih kuat, stabil, dan percaya diri dalam hal menggerakkan tubuh.

5. Kehilangan Keseimbangan

bayi menggunakan baby walker
platinummaxicab.com

Kebiasaan menggunakan baby walker juga membuat bayi lebih mudah kehilangan keseimbangan. Pasalnya, saat menggunakan alat bantu tersebut di kecil dapat bergerak dengan kecepatan tiga kaki per detik.

Kecepatan yang luar biasa tersebut sebenarnya sangat berat bagi buah hati sehingga mudah menyebabkan kehilangan keseimbangan.

6. Risiko Kecelakaan

bahaya baby walker
verywellfamily.com

Selain lima hal di atas, bahaya menggunakan baby walker lainnya adalah meningkatnya risiko kecelakaan pada anak.

Saat menggunakan alat tersebut, buah hati cenderung lebih sering kehilangan keseimbangan dan nggak bisa mengendalikan gerakannya. Alhasil, si kecil lebih berisiko mengalami cidera karena terjatuh dan berbagai kecelakaan berbahaya lainnya.

Setelah mengetahui bahaya baby walker di atas, Sobat Qupas sebaiknya mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaannya ya! Akan tetapi apabila memang dibutuhkan, sebaiknya orang tua memberikan pengawasan yang ketat.

0 Comment