Nggak Melulu Lapar, Ini 5 Arti Tangisan Bayi yang Perlu Orang Tua Pahami

15 August 2019, at 08:00
0
0
Nggak Melulu Lapar, Ini 5 Arti Tangisan Bayi yang Perlu Orang Tua Pahami

Menjadi orang tua baru merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang. Salah satu hal yang pasti membuat pusing adalah keinginan bayi yang nggak gampang dimengerti.

Karena belum bisa berkomunikasi secara langsung melalui lisan, maka bayi biasanya berusaha untuk menunjukkan keinginannya melalui tangisan.

Nggak cuma saat lapar saja lho, ternyata bayi juga menyampaikan 5 hal ini melalui tangisannya yang berbeda. Orang tua harus peka!

1. Lapar

bayi lapar
istockphoto.com

Lapar menjadi salah satu penyebab utama bayi menangis. Apabila buah hati menangis karena hal ini, suara yang muncul biasanya berbunyi seperti “neh” karena si kecil sedang mencoba mengisap dan meletakkan lidahnya di langit-langit mulut.

Tangisan bayi karena lapar biasanya berlangsung lama dan sulit dihentikan sebelum mendapatkan ASI. Selain itu, tangisan juga cenderung disertai dengan gerakan menendang-nendangkan kaki ke udara dan mengisap jemari.

2. Kesakitan

kesakitan
m.theepochtimes.com

Selain karena lapar, bayi juga menangis untuk menunjukkan rasa sakit yang dirasakan. Biasanya tangisan ini akan terdengar lebih melengking seperti jeritan.

Cobalah untuk memeriksa apakah tangan atau kaki si buah hati terjepit bantal atau gulingnya, atau bisa jadi ia merasakan sakit tiba-tiba karena gigitan nyamuk.

3. Nggak Nyaman

nggak nyaman
medicalrecords.com

Bunda, buah hati juga akan menangis saat merasa nggak nyaman. Hampir mirip seperti saat kesakitan, tangisan ini juga terjadi mendadak dengan intensitas yang meningkat.

Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh rasa gerah atau kepanasan, popok yang basah, dan lain sebagainya. Usahakan untuk memeriksa apakah si kecil ingin popoknya diganti dengan segera ya!

Baca Juga: Mengenali Bahasa Cinta Buah Hati, Supaya Orangtua Nggak Salah Memberi

4. Kesepian dan Bosan

kesepian
litlestuff.com

Jangan salah, bayi ternyata juga bisa merasa bosan dan kesepian lho. Apabila buah hati menangis saat ditinggal sendirian dan berhenti saat kamu menggendongnya, berarti ia sedang kesepian dan merasa terancam karena nggak merasakan detak janting dan napas orang tuanya.

Akan tetapi apabila bayi sedikit-sedikit menangis, merengek, atau rewel, tandanya mereka sedang bosan dan ingin dihibur.

5. Kelelahan

kelelahan
todaysparent.com

Tangisan yang menandakan bahwa si kecil merasa lelah biasanya berbunyi seperti suara “owh” yang merupakan refleksi menguap bayi.

Selain itu, bayi yang kelelahan biasanya menangis disertai dengan getaran dan ekspresi yang gelisah seperti menggosok-gosok mata atau menggerak-gerakkan tangan. Jika sudah demikian, berarti bayi harus ditidurkan.

Nah, jadi itu dia Sobat Qupas arti tangisan bayi yang perlu kamu ketahui supaya nggak salah memaknai dan memberikan tanggapan yang tepat pada buah hati.

0 Comment