Qupas Weekend

Nggak Membosankan, 8 Film Modern Hitam-Putih Ini Justru Keren dan Mengesankan

20 February 2020, at 10:00
Nggak Membosankan, 8 Film Modern Hitam-Putih Ini Justru Keren dan Mengesankan

Apa yang terlintas dibenakmu saat mendengar frasa “film hitam-putih”? Sebagian besar orang mungkin akan membayangkan adegan film lawas yang cenderung membosankan dengan kualitas gambar yang kurang.

Padahal, ada juga lho film modern yang menggunakan mode hitam-putih. Bukannya membosankan, cerita yang dihadirkan dalam gambar bergerak monokrom tersebut justru memberikan kesan yang kuat bagi penontonnya.

Penasaran, kan? Yuk simak ulasan Qupas tentang 8 film modern hitam-putih berikut ini!

1. Roma (2018)

Roma (Foto: instagram.com/netflixfilm)
instagram.com/netflixfilm

“Roma” merupakan salah satu film hitam-putih yang sempat mendapat banyak sorotan pada tahun 2018 lalu. Meskipun nggak tayang di bioskop, namun karya Alfonso Cuarón yang mengudara di Netflix ini memang begitu mengagumkan.

Bercerita tentang seorang pembantu rumah tangga bernama Cleo (Yalitza Aparicio), film ini berhasil mengisyaratkan beberapa isu penting seperti feminisme, kesenjangan sosial, dan gejolak politik yang terjadi di Meksiko pada tahun 1970-an.

Digarap dengan super keren, “Roma” berhasil menyabet beberapa penghargaan seperti Best Foreign Language Film dan Best Cinematography di Academy Award 2019, Golden Lion di Festival Film Venice 2018, dan masih banyak lainnya.

2. Ida (2013)

Ida (Foto: flimcrickets.com)
flimcrickets.com

Film hitam-putih karya Pawel Pawlikowski yang satu ini sempat menggegerkan dunia perfilman karena ceritanya yang cukup berani. Pasalnya, “Ida” berkisah tentang pergolakan batin terkait agama dan kepercayaan seorang calon biarawati bernama Anna (Agata Trzebuchowska).

Sebelum melakukan sumpah suci, Anna menemui Wanda (Agata Kulesza), bibinya yang belum pernah ia temui. Dari sana, Anna mengetahui bahwa nama aslinya adalah Ida Lebenstein dan kedua orang tuanya adalah Yahudi.

Film yang menggambarkan bagaimana sebuah kepercayaan dipertanyakan ini pun mampu merebut Best Foreign Language Film di Academy Award 2015 dan berbagai penghargaan bergengsi lainnya.

3. Frances Ha (2012)

Frances Ha (Foto: netflix.com)
netflix.com

“Frances Ha” merupakan film karya Noah Baumbach yang bercerita tentang seorang gadis berusia 27 tahun bernama Frances (Greta Gerwig). Ia tinggal di New York untuk mengejar mimpinya menjadi penari profesional.

Beberapa penonton akan dibuat melihat diri sendiri saat menyaksikan “Frances Ha”. Mengangkat tentang masalah pribadi tokohnya, persahabatan, pencarian jatidiri, serta bagaimana seseorang dihadapkan pada mimpi dan kenyataan membuat film ini terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton Parasite, Film Korea yang Memenangkan Piala Oscar 2020

4. The Day He Arrives (2011)

The Day He Arrives (Foto: imdb.com)
imdb.com

Film Korea bertajuk “The Day He Arrives” ini juga menjadi salah satu film hitam-putih modern yang nggak boleh kamu lewatkan. Bercerita tentang Sang Joon (Yu Jun Sang), mantan sutradara yang bekerja sebagai profesor di sebuah sebuah sekolah film.

Ia pergi ke Seoul untuk menemui seniornya, Young Ho (Kim Sang Joong). Perjalanan tersebut membuatnya bertemu dengan beberapa orang yang memberikannya banyak pilihan.

Alur waktu yang sedikit abstrak dan dreamy membuat film karya Hong Sang Soo ini berhasil menembus Cannes Film Festival dan diputar perdana dengan kategori Un Certain Regard pada tahun 2011 lalu.

5. Frantz (2016)

Frantz (Foto: themoviedb.org)
themoviedb.org

“Frantz” merupakan film besutan sutradara François Ozon yang diadaptasi dari naskah teater L'homme Que J'ai Tué karya Maurice Rostand. Bercerita tentang cerita sedih perempuan bernama Anna (Paula Beer) yang kehilangan tunangannya, Frantz (Anton von Lucke).

Anna tinggal di Jerman bersama kedua orang tua Frantz dan berusaha untuk saling menguatkan. Sampai Andrien (Pierre Niney), mantan prajurit Prancis yang mengaku sebagai sahabat Frantz, datang dan membuatnya jatuh cinta. Namun, Andrien menyimpan sebuah kebohongan.

Film yang berlatar pada tahun 1919, setahun pasca Perang Dunia I, saat Jerman dan Prancis masih saling membenci ini mendapatkan berbagai nominasi pada ajang perfilaman bergengsi.

6. Cold War (2018)

Clod War (Foto: ticketsource.co.uk)
ticketsource.co.uk

Setelah “Ida”, “Cold War” menjadi film hitam-putih garapan Pawel Pawlikowski yang selanjutnya. Berlatar pada tahun 1950-an, saat perang dingin, film ini bercerita tentang Wiktor (Tomasz Kot) dan Zula (Joanna Kulig).

Film romantis Barat dengan kisah cinta dan keadaan politik yang pelik di dalamnya ini dapat membuat penonton merasakan patah hati berkali-kali.

Film yang digambarkan dengan cara menarik ini berhasil menyabet gelar The Best Director Award pada Cannes Film Festival 2018 dan mendapatkan tiga nominasi di Academy Award 2019.

Baca juga: 8 Film Perang Dunia II Terbaik yang Menyimpan Banyak Kisah Menarik

7. Nebraska (2013)

Nebraska (Foto: paramount.com)
paramount.com

“Nebraska” menjadi salah satu film drama komedi tentang keluarga yang dapat menyentuh hati penontonnya.

Film ini mengisahkan tentang Woodi (Bruce Dern) lelaki tua renta yang ingin hadiah lotre sejumlah 1 juta dollar dengan berjalan kaki yang jaraknya cukup jauh. Meskipun anaknya, David (Will Forte), sudah mengatakan bahwa hadiah tersebut palsu, Woodi tetap bersikeras.

Film keren ini menggambarkan tentang hubungan keluarga dengan cara yang hangat dan sederhana.

8. Siti (2015)

Siti (Foto: imdb.com)
imdb.com

Indonesia juga punya film hitam-putih yang keren dan wajib kamu tonton lho! “Siti” merupakan film karya Eddie Cahyono yang bercerita tentang kehidupan masyarakat kelas bawah.

Berkisah tentang Siti (Sekar Sari), seorang perempuan muda yang bekerja sebagai pemandu lagi di tempat karoke remang-remang, film Indonesia keren ini berhasil meraih Piala Citra 2015.

Nah, itu dia Sobat Qupas 6 film modern hitam-putih yang nggak boleh kamu lewatkan. Nggak membosankan, kok!