Nggak Sesuai Ekspektasi, 6 Film Live Action Ini Justru Menuai Kritik

02 August 2019, at 20:00
0
0
Nggak Sesuai Ekspektasi, 6 Film Live Action Ini Justru Menuai Kritik

Film live action belakangan ini banyak digandrungi moviegoers. Selain kisahnya yang unik, film-film ini juga dikemas secara apik. Belum lagi kalau ceritanya diangkat dari animasi zaman baheula yang bikin para penggemarnya nostalgia.

Tapi nggak selamanya film-film yang terlihat lebih 'nyata' tersebut selalu mendapat pujian. Banyak di antaranya yang justru menuai kritik. Bahkan ada juga film Disney yang diprediksi bakal jadi tayangan terkeren sejagad raya, kenyataannya nggak demikian.

Baca juga: Selain The Little Mermaid, 4 Film Disney Ini Bakal Hidupkan Putri Dongeng yang Legendaris

Kira-kira apa saja sih judul filmnya? Yuk simak ulasan di bawah ini biar nggak penasaran!

1. Scooby-Doo! The Mystery Begins

scooby doo
amazon.co.uk

Kartun Scooby-Doo memang cukup populer, terutama buat anak-anak zaman old. Dengan kisah misteri yang dibalut dengan komedi, menjadikan film ini digemari banyak orang. Sayangnya, saat dibuat versi live action-nya, Scooby-Doo justru dinilai kurang sesuai ekspektasi.

James Gunn yang sudah teruji kekonyolannya ikut menulis naskah live action Scooby-Doo. Sayang, banyak perombakan naskah dalam prosesnya, mengingat buatan James jauh lebih gelap dan cerdas ala cerita Guardians of the Galaxy. Sementara itu, pihak Warner Bros ingin 'main aman'.

Naskah disesuaikan dengan penonton muda dan anak anak serta lebih ramah keluarga. Memang penontonnya jadi lebih banyak. Tapi film ini justru terkesan kurang mantap karena konflik dan klimaks cerita yang dibuat terlalu konyol.

2. Dragonball Evolution

dragonball evolution
dragonball.fandom.com

Siapa sih yang nggak tahu anime legendaris ini? Anak-anak 90-an pasti sudah nggak asing dengan tayangan ini. Saking banyak penggemarnya, perilisan Dragonball versi live action-nya pun mengundang perhatian.

Sayangnya, film live action Dragonball justru menuai kritik. Mulai dari efek CGI yang dinilai buruk, cerita yang keluar dari aslinya, sampai karakter yang nggak sesuai ekspektasi sukses menjadi sorotan.

Parahnya lagi, Toriyama sang pengarang protes, hingga penulis skenario Dragonball Evolution meminta maaf padanya karena mencoba menguangkan proyek tersebut. Hmm, gimana menurutmu?

3. The Last Airbender

the last airbender
imdb.com

Film live action yang diadaptasi dari animasi Nickelodeon yang tayang sekitar tahun 2010 ini adalah garapan M. Night Shyamalan. Bukannya pujian, "The Last Airbender" versi 'hidup' justru menuai hujatan.

Plot dan cerita yang nggak sama dengan aslinya, pemilihan cast di cap ngasal, sampai kemampuan akting para pemain disebut mengecewakan. Bahkan kritik bukan cuma dilayangkan kritikus. Para fans pun demikian.

Baca juga: Seri X-Men Ini Dianggap Paling Gagal dan Banjir Hujatan!

4. Teenage Mutant Ninja Turtles

teenage mutant ninja turtles
imdb.com

Nggak selamanya film superhero adaptasi komik dan serial animasi sukses seperti film-film Marvel. Seperti Teenage Mutant Ninja Turtles (TNMT). Film live action ini justru menuai kritik meski sudah menggaet Megan Fox sebagai salah satu pemainnya.

Film garapan Jonathan Liebesman ini dinilai terlalu konyol. Bahkan para kritikus merasa nggak dapat apapun dari TNMT.

5. Dumbo

dumbo
cirebonradio.com

"Dumbo" baru dirilis pada Maret 2019 lalu. Film Disney versi live action ini pun nggak terlepas dari kritikan.

Baca juga: 5 Film Live Action Disney Terlaris Sepanjang Masa, Mana Favoritmu?

Film yang disutradarai oleh Tim Burton ini dinilai nggak punya jiwa dan naskahnya juga nggak menginspirasi. Lebih mengejutkan lagi, gaya penyutradaraan Burton juga dikritik.

Meski begitu, film terbaru ini tetap mencetak Box Office dengan pendapatan domestik total 352,2 juta dolar dari budget senilai 170 juta dolar Amerika Serikat.

6. The Lion King

the lion king
ebony.com

Disney tampaknya masih fokus untuk meluncurkan film-film live action dari animasi terdahulunya, seperti "The Lion King" yang baru rilis pada 17 Juli 2019 ini. Sayang, kritikus menilai kalau sang sutradara, Jon Favreau menyajikan suatu yang sama.

Film ini pun dinilai kehilangan narasi 'berat' yang sebenarnya menjadi kekuatan film animasi klasiknya. Selain itu, "The Lion King" juga dinilai belum sepenuhnya live action karena masih menggunakan teknologi fotorealistis digital untuk menghidupkan Simba dan hewan-hewan di Pride Lands.

So, gimana menurutmu? Dari keenam film live action di atas, setuju nggak sih kalau semuanya mendapat kritikan?

0 Comment