Penelitian Menunjukkan Bahwa Pelaku Perselingkuhan Bisa Cepat Mati, Kok Bisa?

18 January 2019, at 10:00
0
0
Penelitian Menunjukkan Bahwa Pelaku Perselingkuhan Bisa Cepat Mati, Kok Bisa?

Diam-diam, banyak orang yang pernah melakukan perselingkuhan. Definisi selingkuh sendiri berbeda-beda bagi masing-masing orang.

Bersifat relatif, pada umunya selingkuh merujuk pada hubungan emosional terhadap orang lain yang bukan pasangannya. Dengan atau tanpa adanya kontak seksual, keadaan tersebut tetap dapat dikategorikan sebagai perselingkuhan.

Bagaimana pun, kegiatan tersebut merupakan hal yang tidak baik dan dapat menyakiti hati pasangan. Selain itu, selingkuh ternayata juga berdampak pada kesehatan pelaku.

Bukan sekedar masalah mental, hal ini juga bisa memengaruhi kesehatan fisik yang bisa membuat pelaku jadi cepat mati. Begini penjelasannya.

1. Stres

stres
istockphoto.com

Diakui atau tidak, selingkuh tidak akan pernah membuat seseorang menjadi bahagia. Sebaliknya, kegiatan negatif tersebut justru membuat pelaku menjadi stres dan bahkan bisa depresi. Hal ini karena dia secara tidak sadar akan merasa tertekan dengan perbuatannya.

Kesenangan yang dilakukan saat berselingkuh hanya lah sementara. Disisi lain, menyembunyikan rahasia akan membuatnya tidak tenang dan terus menerus khawatir.

selingkuh menyebabkan stres
pexels.com/@augi

Rasa ketakutan akan ketahuan juga akan mengikuti. Belum lagi, hal tersebut juga akan membuatnya merasa bersalah pada pasangan. Itu lah mengapa pelaku perselingkuhan bisa mengalami stres berat yang dapat menimbulkan masalah kesehatan serius lainnya.

2. Sering Pusing dan Sakit Kepala

pusing dan sakit kepala
hellosehat.com

Ternyata orang yang gemar selingkuh memiliki kecenderungan lebih besar untuk menderita sakit kepala. Penelitian yang dilakukan di Italia telah membuktikan hal tersebut.

Secara tidak sadar, oang yang tidak setia dan sering melakukan perselingkuhan akan mengalami tekanan terus-menerus.

selingkuh menyebabkan pusing dan sakit kepala
journal.sociolla.com

Hal tersebut dapat meningkatkan hormon adrenalin dalam darah. Selanjutnya, hormon tersebut akan memicu ketegangan pada otot-otot bahu, tengkuk, dahi, dan rahang.

Ini lah yang kemudian menyebabkan orang tersebut rentan terserang pusing dan sakit kepala.

3. Imun Menurun

sistem imun menurun
thinkstockphotos.com

Menurut British Psychological Society, pelaku perselingkuhan akan dihampiri oleh rasa bersalah. Perasaan tersebut bukan hanya menyiksa batin, tetapi juga dapat menurunkan sistem imun atau kekebalan tubuh.

Tingginya kadar kortisol dalam darah lah yang menyebabkan hal tersebut. Uniknya, dalam penelitian ini ditemukan bahwa perempuan mengalami lebih banyak penurunan imun dari pada laki-laki.

selingkuh menyebabkan sistem umun menurun
likar.info

Meskipun mengalami hal yang serupa, namun perempuan dinilai lebih mudah terserang penyakit. Bagaimana pun hal ini bukan lah sesuatu yang baik bagi kesehatan.

Apabila sistem imun bermasalah, maka banyak penyakit yang akan mudah menyerang.

Baca Juga: Flu dan 4 Efek Patah Hati Lainnya yang Berpengaruh pada Kesehatan Tubuh

4. Rentan Serangan Jantung

rentan serangan jantung
journal.sociolla.com

Bahaya lain bagi pelaku perselingkuhan yaitu rentan terkena penyakit jantung. Para pelaku kecurangan tersebut bisa saja mati secara mendadak. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Circulation.

selingkuh menyebabkan serangan jantung
hellosehat.com

Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa terdapat banyak kasus kematian mendadak saat melakukan aktivitas seksual. 75 persen dari keseluruhan merupakan pasangan tidak resmi atau melakukan perselingkuhan.

Peneliti mengatakan hal tersebut memang sangat mungkin terjadi. Kombinasi antara ketegangan saat berselingkuh, perasaan antusias secara berlebihan, dan konsumsi alkohol bisa menjadi penyebabnya.

5. Risiko Penyakit Menular Seksual

risiko penyakit menular seksual
1health.id

Tidak semua perselingkuhan melibatkan aktivitas seksual di dalamnya. Mungkin ada yang hanya sebatan ikatan perasaan saja. Namun, ditemukan banyak kasus perselingkuhan dengan bumbu-bumbu seksualitas.

Sebuah jurnal yang diterbitkan Sexual Medicine menyebutkan bahwa pria yang memiliki hubungan cinta di luar pernikahan berisiko terserang penyakit seksual. Kemungkinannya jauh lebih tinggi dari pada orang-orang yang setia.

selingkuh menyebabkan risiko penyakit menular seksual
hellosehat.com

Hal ini karena pelaku perselingkuhan cenderung melakukan aktivitas seksual di tempat yang tidak wajar. Misalnya mobil, kamar mandi, bahkan di ruang terbuka. Kegiatan tersebut terjadi tanpa adanya persiapan dan tidak higienis.

Degan segala macam penyakit yang berpotensi tinggi menyerang pelaku perselingkuhan, maka dapat disimpulkan bahwa dia bisa cepat mati. Apalagi kalau kegiatan tersebut sudah dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Sebaiknya hindari melakukan hal-hal negatif seperti itu. Apabila memang sudah tidak memiliki ikatan batin dengan pasangan, lebih baik dibicarakan secara baik-baik. Hal ini dilakukan agar kamu dan pasangan tidak saling terluka.

Ingin membaca artikel-artikel lainnya dengan mudah? Aplikasi Qupas.id bisa kamu unduh di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis, lho.

0 Comment