Qupas Family

Perlukah Mencukur Rambut Bayi Sampai Botak? Ini Lho Penjelasannya

20 January 2020, at 10:00
1
Perlukah Mencukur Rambut Bayi Sampai Botak? Ini Lho Penjelasannya

Sebagian masyarakat Indonesia percaya bahwa rambut bayi harus dicukur hingga habis atau sampai botak. Apakah Bunda salah satunya?

Tradisi tersebut dilakukan karena berbagai macam alasan. Mulai dari untuk menjaga kebersihan, sebagai simbol kehidupan baru bagi si kecil, atau agar rambut bayi tumbuh lebat dan sehat.

Akan tetapi, benarkah demikian? Perlukah mencukur rambut bayi sampai botak?

cukur rambut bayi
123rf.com

Tradisi menggunduli kepala bayi tersebut diyakini sebagai salah satu ritual agama serta budaya yang nggak boleh dilewatkan, baik untuk bayi laki-laki maupun perempuan.

Si kecil harus dicukur rambutnya paling cepat seminggu setelah lahir atau paling lambat 40 hari kemudian. Hal ini dipercaya mampu membawa pengaruh baik dan menghilangkan hal-hal negatif bagi buah hati.

Baca juga: Manfaat Membedong Bayi Baru Lahir dan Cara yang Tepat Melakukannya

Beberapa orang mengambil rambut yang sudah dicukur dan membundelnya dengan kain maupun tali. Ada yang menyimpannya sebagai kenang-kenangan, simbol keberuntungan, atau bahkan memasukkannya ke dalam bantal si kecil agar tidurnya nyenyak.

bayi tidur
sify.com

Meskipun demikian, sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan kepercayaan-kepercayaan tersebut. Selain itu, mencukur rambut bayi sampai botak nyatanya juga nggak bisa membuat rambut si kecil tumbuh lebih sehat dan tebal.

Pasalnya, rambut tumbuh dari folikel yang berada di bawah permukaan kulit kepala sehingga mencukur bagian rambut di luar nggak akan berpengaruh terhadap yang sedang berkembang di dalam folikel.

Maka dari itu, dapat diambil kesimpulan bahwa mencukur rambut nggak memiliki manfaat untuk perkembangan buah hati.

tradisi mencukur rambut bayi
banglaparenting.firstcry.com

Nggak hanya itu, para ahli kesehatan nggak menyarankan penggunaan pisau cukur pada bayi. Hal ini karena alat tersebut dapat dengan mudah melukai kulit si kecil atau menghilangkan lapisan kulit kepalanya.

Akan tetapi apabila Bunda tetap ingin mengikuti tradisi, pastikan memilih alat cukur yang aman ya!