Pesona Air Terjun Tiu Kelep Sebelum Gempa, Cantiknya Kebangetan!

18 March 2019, at 11:00
0
0
Pesona Air Terjun Tiu Kelep Sebelum Gempa, Cantiknya Kebangetan!

Wisata Air Terjun Tiu Kelep yang satu lokasi dengan Air Terjun Sendang Gile di Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat terpaksa ditutup pasca gempa tektonik berkekuatan 5,8 Skala Ricther pada Minggu, 17 Maret 2019.

Karena kejadian tersebut, ada sekitar 40 wisatawan terjebak di sana. Bahkan 2 diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

Kabar ini cukup memprihatinkan mengingat wisata di Nusa Tenggara Barat ini sangat berpotensi mendatangkan turis dari dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Sederet Wisata di Indonesia Terindah Ini Terbentuk Akibat Bencana Alam, Lho!

Terlepas dari itu semua, mari kita kenang keindahan Air Terjun Tiu Kelep sebelum gempa. Benar-benar bikin susah move on deh.

1. Surga Tersembunyi di Lombok Utara

wisata air terjun tiu kelep lombok
instagram.com/danmaniel

Namanya juga surga tersembunyi. Untuk mencapainya pun butuh perjuangan yang cukup keras.

Kamu perlu menuruni anak tangga, jalan setapak, saluran irigasi hingga harus melewati sungai yang menjadi tempat mengalirnya air dari Tiu Kelep.

tiu kelep waterfall
instagram.com/towzonglin

Perlu ekstra hati-hati saat melewatinya. Sebab beberapa area cukup licin saat dilewati. Begitu pula sungai, meski dangkal namun arusnya cukup deras.

Setelah melewati semua tantangan tersebut, pemandangan air terjun bak lukisan di negeri dongeng dapat kamu saksikan secara nyata.

2. Wisata Air Terjun yang Menyejukkan

tiu kelep lombok utara
instagram.com/dianaazmi

Air Terjun di Nusa Tenggara Barat ini berada di ketinggian 600 mdpl. Sedangkan tinggi dari wisata ini sekitar 40 hingga 50 meter.

Nggak heran kalau suasana di sekitarnya sangat menyejukkan. Ditambah lagi dengan deretan tanaman hijau yang tumbuh di sekitarnya.

tiu kelep
instagram.com/tomriddell1990

Belum lagi butiran-butiran air yang seolah beterbangan dari tebing semakin menambah sensasi kesegaran bagi siapa saja yang datang ke sana.

Ternyata karena hal itu pula membuat wisata di NTB ini dinamakan Tiu Kelep. Sebab dalam Bahasa Sasak, tiu berarti air. Sedangkan kelep artinya terbang.

Baca juga: Yuk Intip Keindahan Sirkuit Mandalika yang Jadi Venue MotoGP 2021 Nanti!

3. Kolam Alami yang Masih Jernih

air terjun tiu kelep lombok utara
instagram.com/idhayhidayat

Pesona Air Terjun Tiu Kelep bukan hanya terletak pada aliran air dan pemandangan hijau di sekitarnya saja. Di sini juga ada kolam alami yang jernih.

Tapi lebih baik hindari untuk berenang di tempat jatuhnya air karena sangat berbahaya. Bermain di tepiannya saja pun sudah cukup menyenangkan.

air terjun tiu kelep
instagram.com/rahaps_

Kamu bisa mengabadikan potretmu di wisata Nusa Tenggara Barat ini. Atau bisa juga mencari area lain untuk hunting foto.

Salah satunya di dekat aliran air terjun yang bentuknya menyerupai gua. Tumbuhnya lumut di sekitarnya pun menambah kesan manis pada jepretan.

4. Satu Lokasi dengan Air Terjun Sendang Gile

sendang gile lombok utara
instagram.com/chalkieandthechippy

Seperti diketahui, Air Terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile berada di satu area. Lokasi keduanya pun beradan di kawasan Geopark Rinjani Lombok.

Dibandingkan dengan Tiu Kelep, wisata air terjun cantik dengan tinggi sekitar 30 meter ini lebih mudah dicapai. Sejumlah anak tangga juga sudah disediakan di sana.

Menariknya, kamu hanya perlu menyediakan budget sekitar Rp5.000,00 agar bisa masuk di kedua wisata yang berada di Senaru, salah satu sisi kaki Gunung Rinjani itu.

air terjun sendang gile lombok utara
instagram.com/stine_hoar

Perlu kamu ketahui juga, air terjun yang berada di ketinggian 486 mdpl ini adalah wisata yang pertama kali akan kamu jumpai daripada Tiu Kelep.

Namun sayang, kini keindahan Air Terjun Tiu Kelep maupun Sendang Gile tertutup awan kelabu pasca bencana yang merenggut sejumlah korban jiwa. Hanya kenangan berupa foto-foto air terjun yang tersisa.

Semoga proses evakuasi para korban di kawasan wisata Nusa Tenggara Barat tersebut berjalan lancar dan para keluarga korban diberi ketabahan, ya!

0 Comment