Physical Exfoliator atau Chemical Exfoliator, Mana yang Aman dan Cocok untukmu?

25 June 2019, at 06:00
0
0
Physical Exfoliator atau Chemical Exfoliator, Mana yang Aman dan Cocok untukmu?

Dalam dunia skincare, produk exfoliator dikenal dengan fungsinya yang mampu mengangkat sel kulit mati agar wajah terlihat bersih, bebas dari kusam, dan terhindar dari noda hitam.

Saat ini ada dua jenis produk exfoliator yang diproduksi brand kecantikan, yaitu physical dan chemical exfoliator. Sayangnya masih banyak yang belum memahami perbedaan keduanya dan terkadang jadi salah pilih. Kamu juga?

Nah biar nggak salah pilih lagi, simak yuk perbedaan physical exfoliator dan chemical exfoliator berikut ini!

1. Physical Exfoliator

scrub wajah
instagram.com/luxcrime_id

Physical exfoliator adalah jenis exfoliant yang pertama kali muncul di dunia kecantikan. Cara kerjanya dengan menggunakan bahan berupa butiran scrub atau alat bantu seperti sikat halus.

Untuk mengangkat sel-sel kulit mati, physical exfoliator bisa digosokkan langsung ke wajah setiap 1-2 kali dalam seminggu. Namun dengan cara yang lembut agar terhindar dari iritasi.

produk facial scrub
instagram.com/mineralbotanica

Contoh produk skincare yang tergolong sebagai physical exfoliator adalah facial scrub. Ada juga yang berupa alat kecantikan atau beauty tools seperti cleansing brush.

Untuk produk facial scrub, biasanya menggunakan butiran yang terbuat dari microbeads. Atau bisa juga dari biji-bijian, gula, garam, dan ekstrak tanaman.

Baca juga: 8 Facial Scrub Lokal Terbaik yang Cocok untuk Berbagai Jenis Kulit

2. Chemical Exfoliator

chemical exfoliator
instagram.com/theklog

Sedangkan chemical exfoliator adalah exfoliant yang menggunakan enzim berbentuk cairan. Biasanya bahan utamanya berasal dari acid yang punya kemampuan untuk mempercepat proses regenerasi kulit.

Misalnya seperti AHA dan BHA. Selain itu, bahan chemical exfoliator juga bisa diambil dari enzim buah-buahan yang lebih lembut di kulit.

memakai toner wajah
instagram.com/innisfreeofficial

Tanpa perlu digosokkan, chemical exfoliator akan meresap ke dalam kulit dan memacu pertumbuhan sel kulit baru. Sehingga wajah akan tampak lebih flawless dan glowing.

Chemical exfoliator bisa berupa produk toner dan lotion yang bisa langsung diusapkan secara merata ke seluruh wajah atau dengan bantuan kapas.

3. Mana yang cocok untukmu?

perbedaan physical exfoliator dan chemical exfoliator
instagram.com/theklog

Sekarang sudah jelas kan perbedaan physical exfoliator dan chemical exfoliator? Lalu, mana yang lebih cocok untukmu?

Physical exfoliator sangat efektif untuk merawat kulit normal yang bermasalah dengan hiperpigmentasi atau penebalan yang cukup parah.

Baca juga: Bahan Aktif Skincare yang Pantang Digunakan Bersamaan, Efeknya Lumayan Ngeri

Tapi perlu diingat, physical exfoliator baiknya dihindari oleh pemilik acne-prone skin. Karena butiran scrub atau sikat di cleansing brush dikhawatirkan akan membuat wajah iritasi dan memicu lebih banyak jerawat.

chemical exfoliator aha bha pha
instagram.com/somebymi

Untuk kulit yang berjerawat, skincare yang mengandung BHA bisa jadi pilihan yang tepat karena bersifat anti inflamasi dan antibakteri.

Sedangkan pemilik kulit sensitif, chemical exfoliator dengan kandungan AHA dan PHA bisa jadi pilihan yang aman dan efektif untuk membersihkan sel-sel kulit mati di wajah.

Itulah serba-serbi tentang physical exfoliator dan chemical exfoliator yang perlu kamu ketahui. Gimana, nggak bingung lagi kan sekarang mau milih yang mana?

0 Comment