Pikir-pikir Lagi, Mengenalkan Empeng pada Bayi Bakal Berikan Efek Negatif Ini

28 August 2019, at 20:00
0
0
Pikir-pikir Lagi, Mengenalkan Empeng pada Bayi Bakal Berikan Efek Negatif Ini

Teori perkembangan psikologis Sigmund Freud mengungkapkan bahwa bayi usia 3 sampai 12 bulan sedang berada di fase oral. Pada tahap ini, buah hati biasanya suka memasukkan benda ke dalam mulut atau melakukan aktivitas seperti mengisap jempol, menggigit, dan lain sebagainya.

Pemberian empeng biasanya menjadi salah satu alternatif yang dipilih oleh orang tua untuk mengatasi hal tersebut. Selain itu, empeng juga bisa membuat si kecil lebih tenang dan nggak rewel.

Akan tetapi, hal tersebut membuat beberapa orang tua nggak menyadari dampak negatif dari penggunaan empeng yang berlebihan seperti berikut.

1. Ketergantungan

ketergantungan
psicologateresasousa.com

Tahukah kamu, pemberian empeng dapat membuat si kecil kecanduan lho. Perasaan nyaman dan kebiasaan akan membuat buah hati semakin sulit untuk melepaskan benda mungil tersebut.

Apabila sudah demikian, maka kebiasaan menggunakan empeng kemungkinan akan terbawa sampai anak tumbuh dewasa. Nggak mau kan?

2. Gangguan pada Gigi dan Rahang

gangguan pada gigi dan rahang
nuberrykids.com

Selain memberikan efek kecanduan, bayi yang terbiasa menggunakan empeng juga berisiko mengalami perubahan bentuk rahang dan gangguan pertumbuhan gigi.

Pasalnya, gigi yang akan tumbuh akan terhambat saat si kecil menggigit empeng. Hal ini secara nggak langsung juga akan memengaruhi bentuk rahang buah hati.

3. Risiko Keterlambatan Bicara

keterlambatan bicara
dilei.it

Dampak negatif lain yang dapat terjadi pada buah hati yang terbiasa menggunaan empeng adalah risiko keterlambatan bicara.

Hal tersebut mungkin saja terjadi karena otot mulut yang kurang terlatih saat terus-menerus menggunakan empeng.

Mengisap benda kecil tersebut akan membuat bayi cenderung lebih diam dan nggak mengoceh. Padahal kegiatan tersebutlah yang bisa memancing kemampuan berbicara buah hati.

Baca Juga: Mengejutkan, Penelitian Membuktikan Bahwa Bayi Bisa Pura-pura Menangis untuk Menarik Perhatian!

4. Risiko Infeksi

risiko infeksi
hellosehat.com

Empeng juga meningkatkan risiko infeksi pada buah hati, lho. Hal tersebut disebabkan oleh kebersihan empeng yang dipengaruhi oleh cara perawatan dan penyimpanannya.

Selain itu, beberapa ahli juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap risiko infeksi telinga yang dapat disebabkan oleh adanya tekanan volume keras saat bayi mengisap empeng.

5. Kebingungan Puting

ibu menyusui
hellosehat.com

Pada beberapa kasus, bayi yang terbiasa menggunakan empeng ternyata bisa mengalami kebingungan puting lho. Bentuk yang mirip membuat buah hati cenderung bingung saat menyusu.

Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua mengoptimalkan pemberian ASI dan menghindari pemberian empeng saat bayi masih berusia beberapa minggu.

Atau untuk menghindari berbagai dampak negatif di atas, Sobat Qupas sebaiknya nggak perlu memperkenalkan empeng kepada anak. Apabila memang dibutuhkan, sebaiknya jangan dibiasakan ya!

0 Comment