Pilihan Wisata Lumba-Lumba yang Membuatmu Semakin ingin Eksplor Indonesia

02 August 2018, at 01:00
2
0
Pilihan Wisata Lumba-Lumba yang Membuatmu Semakin ingin Eksplor Indonesia

“si lumba-lumba bermain bola, si lumba-lumba bermain api”

Ada yang masih ingat lirik lagu itu? Kalau iya, wah berarti bisa jadi kamu termasuk anak era 90-an ya. Lagu berjudul Lumba-Lumba itu dipopulerkan oleh Bondan Prakoso pada tahun 90an memang terdengar nggak asing. Pada saat itu, pertunjukkan hewan memang marak diselenggarakan. Padahal hal tersebut sama dengan eksploitasi hewan, padahal mereka juga memiliki hak untuk hidup bebas dan tidak dikurung.

Di masa kepresidenan Joko Widodo banyak pecinta hewan, pegiat konservasi, dan para aktivis yang mengumpulkan suara untuk melarang adanya sirkus hewan. Kita harus mendukungnya, dengan nggak mendatangi acara itu. Jika ingin melihat lumba-lumba, datanglah langsung ke alam bebas tempat mereka hidup. Justru lebih seru dan yang terpenting menjaga habitat mereka agar jangan sampai rusak. Di mana saja ya? Qupas sudah merangkumnya untukmu:

Teluk Kilauan, Lampung

 

kutaraya.com

Teluk Kiluan merupakan permata di Provinsi Lampung. Di sini merupakan area yang kerap disinggahi oleh lumba-lumba, nggak heran kalau banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal ataupun asing di waktu-waktu tertentu. Para pemilik kapal sudah memiliki 'jadwal' yang pas untuk mengajak kamu ke tengah lautan pas saat mamalia lucu ini sedang bermunculan melompat-lompat ke atas air. Ada dua jenis lumba-lumba yang ada di teluk yang berada di sana yaitu jenis hidung botol dan paruh panjang.

Sesampainya di sana, kamu harus naik perahu motor untuk menuju spot binatang lucu ini berkumpul. Perjalanannya nggak lama kok, sekitar 30 menit saja. Juga untuk melihat hewan laut bewarna abu-abu itu menari, kamu harus menyewa sebuah perahu dengan biaya 100ribu rupiah untuk 5 orang. Waktu yang pas untuk melihat penampilan langkah itu pada bulan April hingga September saat pagi hari pukul 06.00 wib.

Derawan, Kalimantan Timur

 instagram.com/kakabantrip 

Wisata lumba-lumba selanjutnya adalah kepulauan Derawan. Di lokasi ini kamu bukan hanya bisa melihat mereka berenang dengan riang, nanti juga ada ubur-ubur yang akan menyambutmu. Jangan khawatir, yang ada di sana bukanlah jenis ubur-ubur yang menyengat kok. Untuk bisa sampai di tempat biasanya mereka berkumpul, kamu harus berjalan menuju dermaga kayu lalu naik speedboat menuju spot lumba-lumba. Menyenangkan lho, ditemani deburan air yang menerpa wajah, sensasi rasa asin tapi segar karena air lautnya bersih.

Tenang, untuk menyewa speedboat kamu tak perlu kebingungan karena disana ada banyak jasa sewa kapal cepat ini lengkap dengan pelampungnya. Perjalanan menyenangkan ini bisa kamu nikmati atraksi menakjubkannya pada bulan Oktober hingga Desember. Untuk bisa sampai sana, para wisatawan bisa langsung dari bandara Kalimarau yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan mobil selama 2,5 jam ke Pelabuhan Tanjung Batu. Setelah itu, lanjut ke Pulau Derawan menggunakan speedboat hanya 30 menit saja.

Pulau Siladen, Sulawesi Utara

instagram.com/owurzbacher

Pulau Siladen juga berada di daerah Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara. Wilayah ini memang terkenal dengan keindahan alam bawah luatnya yang indah dan cantik. Di tempat ini juga banyak dikunjungi oleh lumba-lumba yang tentunya dilindungi oleh negara. Hal itu untuk menjaga jumlah populasi hewan tersebut di alam bebas.

Tempat ini biasanya banyak dikunjungi oleh para wisatawan pada bulan April. Melihat atraksinya dalam berenang bebas, sambil memberinya makan sesuai ketentuan yang berlaku. Sayangnya di tempat ini kamu nggak bisa melihat atraksi menarik dari jarak yang dekat, cukup dari bibir pantai saja. Pasalnya tak banyak perahu motor yang bisa mengantar hingga ke tengah.

Pantai Lovina, Bali

instagram.com/pegi_pegi

Pantai Lovina memang terkenal dengan wisata menyaksikan atraksi gerombolan hewan berwajah menggemaskan ini berenang bebas. Para pengunjung juga wajib menyewa sebuah perahu motor untuk membawa mereka ke tengah laut. Namun, jarak para pengunjung tetap dibatasi agar hewan mamalia itu nggak tertabrak perahu dan juga terkenal agresif loh.  Para wisatawan yang ingin berkunjung ke wisata lumba-lumba harus berangkat sejak pukul setengah enam pagi.

Kenapa? karena pagi hari adalah waktu yang tepat melihat binatang pintar itu beratraksi lebih agresif berenang dan melompat-lompat. Sering kali, jika beruntung para pengunjung bisa berenang sambil ditemani oleh hewan mamalia cantik itu. Tapi ingat ya, walau punya kesempatan untuk berenang dengan hewan itu kamu juga nggak boleh menyentuh ataupun memberikan makanan secara sembarangan.

Empat tempat wisata lumba-lumba yang ada di Indonesia ini pasti membuatmu ingin segera mengunjungi salah satunya. Selain menarik juga pengalaman baru, tentu akan sangat menyenangkan. Namun, tetap ingat ya harus menjaga hewan dan lingkungan sekitar. Agar tetap aman ekosistem alam di dunia ini.  Love the earth, okay?

Topics:

0 Comment