Qupas Pop

Pria Ini Berhasil Memanipulasi Kemacetan Kota di Google Maps dengan Cara Nyeleneh

06 February 2020, at 02:00
Pria Ini Berhasil Memanipulasi Kemacetan Kota di Google Maps dengan Cara Nyeleneh

Perkembangan teknologi memang menjadi faktor utama seseorang semakin menggantungkan hidup dengan gadget.

Terlebih di dalam sebuah teknologi selalu dikembangkan fitur atau tools yang memudahkan pengguna dalam beraktivitas. Salah satunya adalah layanan google yang cukup populer bagi pengguna android.

Layanan google sendiri ada banyak sekali fiturnya. Seperti mengirim pesan singkat, menyimpan data, hingga yang memberikan informasi jalan di suatu tempat yang disebut dengan google maps.

Foto Google Maps (Foto: simonweckert.com)
simonweckert.com

Dengan fitur google maps, seseorang nggak perlu menghafal jalan atau bertanya karena semua alamat bisa ditemukan.

Nggak hanya itu saja, google maps juga memberikan informasi perihal keadaan jalanan. Apakah macet atau nggak. Kalau jalanan sedang macet, biasanya ditandai dengan warna merah pada jalur yang akan dilalui.

Namun, apa jadinya kalau google maps pada ponselmu menunjukkan jalur merah yang berarti macet di jalanan yang kamu lalui? Mau menunggu hingga jalurnya berubah warna atau tetap nekat melewatinya?

Gerobak Berisikan Ponsel (Foto: simonweckert.com)
simonweckert.com

Di Berlin, Jerman, seorang pria bernama Simon Weckert melakukan sebuah eksperimen untuk mengetahui cara kerja google maps dalam menentukan jalanan yang macet secara real.

Caranya cukup nyeleneh lho. Pasalnya Simon “hanya” membawa 99 smartphone dalam sebuah gerobak kecil yang ia dorong di jalanan kota Berlin. Kemudian ia membawanya untuk memutari jalanan kota sambil membuka aplikasi Google Maps.

Baca juga: Bukan Penipuan, Pria ini Temukan Cara untuk Menghemat Tagihan Listrik hingga 2 Bulan!

Sontak, di ponsel lain yang digenggam Simon menunjukkan kalau jalur yang dilewatinya berwarna merah atau dianggap macet.

Simon Berkeliling Kota (Foto: simonweckert.com)
simonweckert.com

Dimanapun Simon berada dengan gerobak kecil berisikan ponsel itu secara otomatis menjadi jalur berwarna merah di google maps. Dan menyarankan pengguna lainya untuk mencari rute perjalanan lainnya.

Pada dasarnya, Simon sedang memainkan sebuah mekanisme yang digunakan google maps dalam memprediksi lalu lintas.

Dilansir dari Business Insider, Simon mengatakan bahwa nggak ada data netral. Semua yang diberikan adalah hasil dari kombinasi orang, teknologi, perdagangan, dan pemerintah.

Menggunakan Google Maps (Foto: simonweckert.com)
simonweckert.com

Apa yang dilakukan Simon membuat perwakilan dari Google memberikan penjelasan singkatnya kalau data yang diberikan di google maps dalam menentukan kondisi lalu lintas dari data ponsel pengguna.

Di beberapa negara, google juga bisa membedakan pengendara sepeda motor dengan pengemudi mobil. Fitur itu baru bisa digunakan di India, Indonesia, dan Mesir.

Mengelabui Google Maps (Foto: simonweckert.com)
simonweckert.com

Menurut perwakilan dari google, apa yang dilakukan oleh Simon patut dihargai. Nantinya, search engine itu pun berjanji untuk selalu meningkatkan kemampuan aplikasi maps dalam membaca keadaan lalu lintas di suatu negara.

Nah, kalau Sobat Qupas diberi kesempatan untuk menciptakan sebuah fitur atau tools di google maps. Fitur dan tools apakah itu?