Rasakan 8 Hal Ini? Tandanya Kamu Hanya Dimanfaatkan dalam Pertemanan

18 March 2019, at 08:00
0
0
Rasakan 8 Hal Ini? Tandanya Kamu Hanya Dimanfaatkan dalam Pertemanan

Ikatan persahabatan atau pertemanan adalah sesuatu yang penting dan berarti dalam hidup seseorang. Namun, tidak semua teman atau sahabat menganggapmu demikian.

Bisa saja mereka dekat dan akrab denganmu hanya untuk memanfaatkan semua yang kamu miliki. Berikut ini tanda-tanda bahwa kamu hanya dimanfaatkan oleh sahabat.

1. Hanya Ada di Saat Mereka Butuh

hanya ada saat butuh
pexels.com/@apgpotr

Berbeda dari sahabat sejati yang akan selalu ada untukmu dalam segala kondisi, teman yang hanya memanfaatkan kamu akan ada hanya saat mereka butuh.

Tidak jarang, mereka akan sedikit memaksamu untuk membantunya. Namun ketika tidak membutuhkanmu, mereka akan menghilang.

2. Mendadak Hilang Ketika Kamu Perlu

mendadak hilang ketika kamu perlu
pexels.com/@tessseymourphotography

Dimanfaatkan sahabat memang tidak menyenangkan. Mereka hanya ada ketika butuh dan menghilang saat kamu meminta bantuan mereka.

Mereka bisa saja mengutarakan banyak alasan yang masuk akal dengan permintaan maaf yang terkesan tulus. Namun anehnya, hal tersebut terjadi bukan hanya sekali tetapi berkali-kali.

3. Kamu Tidak Pernah Diajak Berdiskusi

kamu tidak pernah diajak berdiskusi
pexels.com/@pixabay

Pada setiap rencana yang dibuat bersama, pendapatmu tidak pernah dihiarukan. Kamu selalu dianggap sebagai pupuk bawang atau sekadar tambah-tambahan saja.

Padahal, yang namanya kesepakatan bersama seharusnya dirundingkan dengan semua orang yang ada di dalamnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kamu tidak dihargai dalam hubungan pertemanan tersebut.

4. Mereka Memanfaatkan Semua Fasilitasmu

mereka memanfaatkan semua fasilitasmu
pexels.com/@element5-digital-208912

Apabaila teman-temanmu selalu mamanfaatkan semua fasilitas yang kamu miliki seperti motor, mobil, dan lain sebagainya tanpa diimbangi dengan sikap baik kepadamu, hal tersebut tandanya kamu hanya dimanfaatkan oleh mereka.

Baca Juga: Jatuh Cinta pada Sahabat Bikin Canggung, Begini Cara Mengatasinya

5. Selalu Bergantung Padamu

selalu bergantung padamu
pexels.com/@bahaa-a-shawqi-164375

Meminta atau dimintai tolong oleh sahabat atau teman memang wajar adanya. Namun, jika mereka terus-menerus melakukan hal tersebut bahkan sampai terkesan bergantung padamu bukanlah sesuatu yang umum.

Apalagi jika kamu adalah seseorang yang pintar dan mereka hanya mendekatimu untuk menyelesaikan tugas mereka. Berarti kamu hanya dimanfaatkan oleh sahabat.

6. Kamu Seperti ATM Berjalan

kamu seperti atm berjalan
pexels.com/@rawpixel

Kamu dianggap seolah-olah ATM berjalan oleh sahabat. Meskipun kamu tidak pernah perhitungan, sahabat yang baik seharusnya tidak memanfaatkan hal tersebut untuk terus-menerus meminjam uang padamu.

Apalagi jika ia hanya datang saat kehabisan uang saja, sedangkan jika kamu butuh mereka menghilang.

7. Kamu Tidak Dianggap Penting

kamu tidak dianggap penting
pexels.com/@elevate

Ciri-ciri lain bahwa kamu dimanfaatkan sahabat adalah jika mereka tidak menganggapmu sebagai seseorang yang penting. Kehadiranmu hanyalah pelengkap dan tidak mengurangi apapun jika tidak ada.

Kecuali, ketika mereka membutuhkanmu untuk melakukan sesuatu yang mereka tidak bisa.

8. Sering Direpotkan

sering direpotkan
pexels.com/@augi

Sahabat memang merupakan orang yang sehsrusnya paling dekat dan mengerti. Itulah mengapa orang yang bisanya dihubungi ketika kesusahan adalah teman.

Namun, jika sahabatmu selalu meminta bantuan tanpa memandang keadaanmu, waktu, dan selalu memaksa serta merepotkan, bisa jadi kamu hanya dimanfaatkan olehnya.

Baca Juga: 8 Tanda Ini Hanya Dimiliki Oleh Sahabat yang Tulus Menyayangimu

Nah, itu dia 8 tanda bahwa kamu hanya dimanfaatkan oleh sahabatmu. Jika mengalaminya, sebaiknya komunikasikan terlebih dahulu hal tersebut kepada teman untuk menghindari kesalahpahaman.

Namun apabila kamu memang sudah merasa lelah dan tersakiti dalam hubungan persahabatan tersebut, tidak masalah jika kamu ingin pergi dan memutuskan untuk menjauh.

0 Comment