Perempuan hamil mengalami banyak perubahan hormon dalam tubuhnya. Hal tersebut membuat wanita yang sedang berbadan dua lebih sensitif dan mudah terkena penyakit.

Bahkan, hal-hal yang biasanya nggak berbahaya seperti skincare, deterjen, sabun cuci piring, sabun mandi dan lain sebagainya bisa menjadi berbahaya bagi ibu hamil apabila mengandung SLS atau bahan pembuat busa.

Mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, berikut ini beberapa hal tentang SLS atau bahan pembuat busa dan bahanya untuk ibu hamil yang wajib kamu ketahui.

1. Apa Itu SLS?

apa itu sls
ah18c.com

SLS atau kependekan dari Sodium Lauryl Sulfate merupakan senyawa yang berfungsi sebagai foaming agent atau bahan baku pembuat busa. Dikenal memiliki kemampuan yang baik, bahan ini dapat ditemui dalam beberapa produk yang familier.

Sebanrnya, SLS nggak membawa sifat beracun yang sangat berbahaya apabila digunakan atau masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi, senyawa tersebut memiliki sifat iritan yang dapat menyebabkan iritasi pada bagian tubuh tertentu apabila digunakan secara berlebihan.

2. Apakah Penggunaan SLS Harus Dihindari?

ibu hamil menggunakan produk sls
hellosehat.com

Pada perempuan hamil, SLS dinilai berbahaya mengingat hormon dan sistem kekebalan tubuh ibu yang sedang nggak stabil dan kondisi janin yang masih rentan.

Sehingga apabila terdapat pertanyaan tentang apakah penggunaan SLS harus dihindari oleh ibu hamil, jawabannya adalah iya. Pasalnya, senyawa tersebut sebenarnya merupakan zat kimia yang sangat kuat dan nggak seharusnya digunakan dalam produk pembersih badan.

Akan tetapi, selain sabun cicu piring, pembersih lantai, deterjen faktanya SLS juga ditemukan dalam beberapa produk pembersih wajah, sabun mandi, sampo, bahkan pasta gigi.

Baca Juga: 8 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Hamil Tua

3. Bahaya SLS untuk Ibu Hamil

bahaya sls untuk ibu hamil
hellosehat.com

Apabila digunakan secara berlebihan, SLS nggak hanya bisa menyebabkan iritasi ringan akan tetapi juga masalah metabolisme.

Bagi ibu hamil dan menyusui khusunya, berikut ini masalah kesehatan yang dapat terjadi.

  • Menyebabkan iritasi, baik di kulit, mata, dan bagian tubuh yang lainnya
  • Mnyebabkan dermatitis
  • Menyebabkan janin catat atau bahkan keguguran
  • Menganggu pembentukan hormon
  • Merusak hati

usg bayi
hellosehat.com

Meskipun demikian, efek yang ditimbulkan oleh SLS nggak terjadi secara langsung melainkan bertahap apabila digunakan dalam jumlah banyak dan rutin.

Apalagi kalau zat kimia tersebut nggak dibilas dengan bersih sehingga lebih mudah mengendap dan masuk ke pembuluh darah.

4. Apakah SLS Penting Digunakan? Bagaimana Menghindarinya?

bahan pembuat sabun
elconfidencial.com

Pada dasarnya, SLS merupakan bahan pembentuk busa sehingga nggak memiliki dampak khusus apabila dihilangkan. Akan tetapi sebagian orang, termasuk ibu hamil, seringkali merasa kurang bersih jika menggunakan sabun yang nggak berbusa.

Sehingga, salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghindari zat kimia berbahaya tersebut adalah dengan menanamkan pemikiran bahwa banyaknya busa dalam suatu produk nggak menentukan efektivitasnya dalam membersihkan.

Nah, jadi untuk Sobat Qupas yang sedang hamil sebaiknya lebih memerhatikan komposisi keperluan kebersihan tubuh dan rumah tangga dan memastikan nggak terdapat SLS di dalamnya ya. Hal tersebut juga berlaku bagi ibu menyusui.

0 Comment