Sedih! Pegawai Optik Antarkan Pesanan Kacamata yang Sempat Tertunda 5 Tahun karena Kecelakaan dan Gegar Otak

14 January 2019, pada 04:03
0
0
Sedih! Pegawai Optik Antarkan Pesanan Kacamata yang Sempat Tertunda 5 Tahun karena Kecelakaan dan Gegar Otak

Pada tanggal 9 Januari 2019 yang lalu, seorang pengguna media sosial Twitter dengan username @Dhanymandan mengunggah sebuah Kultwit yang berisikan sebuah Tweet bersambung.

Di siang hari dengan rintikan hujan yang mengguyur Jalan Godean KM 13, Sleman, yang merupakan tempat tinggal seorang pria bernama Dhany didatangi oleh seorang pria paruh baya.

Bapak tersebut diketahui bernama pak Tedi yang bekerja sebagai pegawai optik. Ia bekerja di optik tempat kakak laki-laki Dhany pernah memesan kacamata sekitar lima tahun yang lalu.

Dipersilahkannya masuk ke ruang tamu rumah, lalu pak Tedi pun duduk disebuah sofa. Sebelum masuk ke rumah, pria tersebut harus memarkir sepeda ontel dan melepas jas hujan berwarna merah muda yang dikenakannya.

Larut dalam sebuah perbincangan diantara Dhanny dan pak Tedi. Cara bicara pak Tedi yang terbata-bata, membuat Dhanny sulit mengerti apa yang disampaikan oleh pria paruh baya tersebut.

Sedih! Pegawai Optik Antarkan Pesanan Kacamata yang Sempat Tertunda 5 Tahun karena Kecelakaan dan Gegar Otak
twitter.com/Dhanymandan

Pak Tedi pun sering kali kewalahan saat memanggil Dhanny, antara mbak atau mas. Dan secara berulang-ulang pak Tedi pun bicara tentang, kacamata satu pecah.

Merasa kebingungan, Dhanny pun lantas memanggil sang ibu. Berbincanglah ketiganya di ruang tamu, hanya dengan menyebutkan “bapak ini bahas kacamata” ibu Dhanny pun langsung ingat dan menyebut nama pak Tedi.

Dengan nada yang lembut, ibu Dhanny pun bertanya perihal maksud kedatangan pak Tedi. Pak Tedi pun menjelaskan dari awal tepat lima tahun yang lalu, saat ia akan mengantarkan kacamata menuju rumah Dhanny.

Baca juga : Seorang Driver Ojol Wanita Gendong Balita saat Bekerja, Begini Kisahnya

Ternyata dalam perjalanan mengantarkan pesanan, pak Tedi mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami gegar otak. Pak Tedi pun juga meminta maaf perihal kacamata pesanan kakak Dhanny yang pecah karena kecelakaan tersebut.

Pria tersebut pun juga memberikan nota pemesanan kacamata lima tahun yang lalu. Mendengar penjelasan pak Tedi, ibu Dhanny pun terharu dan mengatakan bahwa sudah mengikhlaskan pesanan sang anak.

Sedih! Pegawai Optik Antarkan Pesanan Kacamata yang Sempat Tertunda 5 Tahun karena Kecelakaan dan Gegar Otak
twitter.com/Dhanymandan

Kejujuran dan rasa tanggung jawab dalam diri seorang pak Tedi pun tak akan bisa dibayarkan oleh apapun. Begitu tulusnya dalam mengemban amanah yang pernah diberikan kepadanya.

Kisah haru dari pak Tedi pun belum berhenti sampai di situ saja. Ia ternyata harus berjuang bersepeda dari rumahnya menuju rumah Dhanny yang berada di Jalan Godean KM 13, Sleman.

Jika ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, maka perjalanan tersebut akan membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Sedangkan, jika menggunakan sepeda ontel maka waktu yang dibutuhkan oleh Pak Tedi sekitar 2 jam.

Sedih! Pegawai Optik Antarkan Pesanan Kacamata yang Sempat Tertunda 5 Tahun karena Kecelakaan dan Gegar Otak
twitter.com/Dhanymandan

Sungguh luar biasa ketulusan hati pak Tedi. Dengan kondisinya yang masih belum sepenuhnya pulih total, ia pun masih menyelesaikan amanah yang pernah diberikan kepadanya.

Dari perjuangan pak Tedi, kita mendapatkan banyak pelajaran hidup yang berharga. Tentang pentingnya mengemban tanggung jawab dan menyelesaikan amanah selagi kita mampu.

Dalam twitnya, Dhanny pun mendoakan pak Tedi semoga lekas sembuh dan selalu sehat. Doa terbaik pun ia hantarkan untuk pak Tedi dan keluarga.

Sungguh menginspirasi sekali twit dari Dhanny, cukup untuk menyadarkan kita betapa tulusnya hati seseorang yang hingga detik ini masih dimiliki oleh banyaknya manusia di luar sana.

Yuk, selalu berbuat baik dan menginspirasi banyak orang!

0 Komentar