Sehari Jadi 'Raja' di Aek Manik Simalungun, Wisata Sumut yang Tawarkan Kesegaran Hakiki

08 September 2019, at 15:00
0
0
Sehari Jadi 'Raja' di Aek Manik Simalungun, Wisata Sumut yang Tawarkan Kesegaran Hakiki

Aek Manik atau juga dikenal dengan nama Bah Damanik bisa dibilang adalah salah satu bukti kekayaan alam Indonesia. Tempat wisata di Kabupaten Simalungun, daerah yang mengintari Kota Pematangsiantar ini unik.

Berada di tengah-tengan kebun milik PTPN, destinasi ini justru tampak seperti kawasan pantai. Selain itu, ada beberapa hal menarik lain dari Bah Damanik Simalungun. Penasaran? Lanjutin baca, ya!

1. Kolam alami berpasir putih

bah damanik simalungun
instagram.com/asepchik

Liburan ke Aek Manik rasanya nggak beda jauh saat mampir ke kawasan pantai. Kok bisa?

Soalnya meski berada di kawasan perkebunan, pasir dari pemandian di Sumatera Utara ini justru berwarna putih. Mungkin hal ini pula yang membuat penampakan airnya menjadi sebening kaca. Selain pasir putih, di sini juga terdapat batu pegunungan.

2. Kolam alami outdoor rasa indoor

aek manik
instagram.com/armaysiregar

Begitu memasuki area pemandian Aek Manik Simalungun, kamu bisa melihat dinding kolam yang tampak seperti bebatuan alami dengan ukiran relief. Meski sudah kusam dan berlumut, nggak mengurangi keindahan pemandian ini kok. Ada juga pancuran yang mengalir dari atas membawa air bersih dari pegunungan.

Hal menarik lain dari destinasi wisata di Sumatera Utara ini adalah panorama sekitar. Banyak pepohonan di kawasan pemandian, sehingga pengunjung nggak bakal kepanasan. Kolam outdoor rasa indoor ya?

3. Konon dulu pemandian keluarga raja

bah damanik sidamanik
instagram.com/rentalmobilmedan

Siapa sangka, ternyata Aek Manik Simalungun adalah pemandian yang terbentuk secara alami? Bahkan, air di tempat wisata di Sumatera Utara ini dipercaya bisa diminum tanpa dimasak dulu saking bersihnya.

Satu hal lagi nih yang menarik, yaitu Pemandian Aek Manik katanya dulu adalah tempat mandi Raja Damanik dan keluarganya. Lalu seiring berkembangnya zaman, kolam alami ini jadi sumber irigasi sawah masyarakat setempat, sampai sekarang berubah menjadi tempat wisata.

Hingga saat ini, Aek Manik pun masih dikelola oleh keturunan Raja Damanik. Pihak pengelola juga masih tetap menjaga kebersihan dan kelestariannya kok.

Baca juga: Liburan di Wisata Sumatera Ini Serasa Terbang ke Eropa Deh!

4. Perjalanan panjang menuju Aek Manik

aek manik sidamanik
instagram.com/bahri_bliv

Butuh perjalanan panjang untuk bisa sampai di wisata Aek Manik ini. Secara administratif, Bah Damanik berada di Ambarisan, Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dari Kota Medan, ibu kota Sumut, jaraknya sekitar 150 km dengan estimasi waktu sekira 4 jam untuk bisa sampai ke lokasi. Dari sini, perjalanan dilanjutkan ke Pematangsiantar. Sampai di lapangan desa Hutan Lama atau Pasar Sidamanik, lanjutkan perjalanan ke Jalan Siamatahuting sejauh 700 meter.

Begitu ketemu simpang 3, beloklah ke kanan dan kamu bakal menemukan petunjuk jalan menuju wisata. Perjalanan masih terus lanjut dengan menuruni anak tangga, sampai akhirnya kamu sampai di kolam alami yang super bening ini.

5. Berapa tiket masuk wisata Aek Manik

aek manik simalungun
instagram.com/asepchik

Berdasarkan informasi terbaru, kamu cuma perlu bayar tiket masuk sekitar Rp5 ribuan per orang. Sedangkan untuk parkir mobil Rp15 ribu. Beda lagi kalau sewa lapak atau tikar, biayanya mencapai Rp25 ribu, Terjangkau kan?

Meski lumayan murah, tempat wisata di Sumatera Utara ini worth it buat dikunjungi. Apalagi beberap fasilitas seperti toilet dan warung makanan sudah tersedia.

Gimana, tertarik liburan ke Aek Manik Simalungun? Buat yang dari Jawa, bisa nih agendakan ke destinasi ini kalau kebetulan liburan ke Sumatera Utara, terutama di kawasan Kota Pematangsiantar. Mumpung lokasinya lumayan dekat, lho.

0 Comment