Sehari ke Kota Kelahiran Mohammad Hatta di Bukittinggi, Kemana Saja Ya?

08 August 2019, at 17:00
0
0
Sehari ke Kota Kelahiran Mohammad Hatta di Bukittinggi, Kemana Saja Ya?

Memasuki bulan Agustus, seluruh penjuru negeri diwarnai dengan berbagai pernak-pernik atau ornamen untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia.

Nggak terkecuali kota Bukittinggi di Sumatera Barat yang pernah menjadi Ibu Kota Indonesia untuk sementara pada tahun 1948 sampai 1949.

Selain itu, kota yang juga merupakan tempat kelahiran Wakit Presiden pertama Indonesia ini memiliki banyak objek wisata, lho. Beberapa diantaranya telah dirangkum oleh tim Qupas seperti berikut ini.

Baca Juga: 7 Tempat Bersejarah di Surabaya yang Bangkitkan Kenangan Masa Lalu

1. Museum Bung Hatta

museum bung hatta
instagram.com/andrewiliaputra

Salah satu objek wisata sejarah Bukittinggi yang wajib dikunjungi adalah Museum Bung Hatta yang merupakan rumah kelahiran sang Proklamator.

Meskipun laki-laki yang lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 tersebut hanya tinggal sebentar di rumah itu sebelum akhirnya pindah, akan tetapi di dalamnya sudah tersimpan banyak kenangan.

Alamat Museum Bung Hatta: Jl. Soekarno Hatta No.37, Campago Ipuh, Kec. Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Jam Buka: Setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB

Tiket Masuk Museum Bung Hatta: Gratis (bisa berubah sewaktu-waktu)

2. Jam Gadang

jam gadang
instagram.com/atikahdp

Selain Museum Bung Hatta, objek wisata yang harus kamu kunjungi selanjutnya adalah Jam Gadang yang ikonik. Sudah ada sejak zaman Hindia-Belanda, jam yang disebut-sebut mirip dengan Big Ben di Inggris ini sudah direnovasi sebanyak tiga kali.

Apabila naik ke menara titik nol kota Bukittinggi ini, kamu akan disuguhi dengan pemandangan indah gunung Sago, Merapi, dan Singgalang yang menawan.

Alamat Jam Gadang: Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Jam Buka: 24 jam

Tiket Masuk Jam Gadang: Rp10 ribu

3. Ngarai Sianok

ngarai sianok
instagram.com/rishaanandaaa_

Berkunjung ke Bukittinggi rasanya sayang sekali apabila kamu melewatkan kesempatan untuk melihat lukisan alam yang amat megah di Ngarai Sianok.

Bentangan alam hijau perpaduan antara tebing-tebing tandus, lembah yang subur, dan sungai yang mengalir siap membuat siapapun terhipnotis.

Alamat Ngarai Sianok: Jl. Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Jam Buka: 24 jam

Tiket Masuk Ngarai Sianok: Rp15 ribu

Baca Juga: Bukit Indah Simarjarunjung dan 4 Wisata di Sumatera Utara yang Instagenik

4. Lobang Jepang

lobang jepang
instagram.com/whitemuskholic

Apabila ingin menyusuri sejarah sambil merasakan suasana yang agak mistis, kamu bisa menjadikan objek wisata Lobang Jepang sebagai pilihan.

Terowongan panjang yang ada di bawah tanah kota Bukittinggi ini dibuah secara rahasia oleh pemerintah Jepang sekitar tahun 1944.

Memiliki area yang sangat panjang, wisatawan bisa menjelajahi 1,5 kilometer terowongannya sedangkan sisanya ditutup dari publik oleh pemerintah.

Alamat Lobang Jepang: Jl. Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Jam Buka: Setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB

Tiket Masuk Lobang Jepang: Rp10 ribu

5. Janjang Saribu

janjang saribu
instagram.com/ridhobrillian

Nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri apabila kamu ingin merasakan sensasi berwisata di Tembok Besar China, karena kota Bukittinggi juga memiliki tempat yang serupa lho, yaitu Janjang Saribu.

Memiliki total panjang 780 meter, objek wisata ini pernah terbengkalai dan terlupakan. Akan tetapi saat ini, Janjang Saribu sudah banyak dikunjungin wisatawan karena menyuguhkan pemandangan alam yang masih asri dan menawan.

Alamat Janjang Saribu: Bukit Apit Puhun, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Jam Buka: 24 jam

Tiket Masuk Janjang Saribu: Gratis (bisa berubah sewaktu-waktu)

6. Jembatan Limpapeh

jembatan limpapeh
instagram.com/atikameira

Saat melintasi jalan Ahmad Yani, kamu akan menemukan jembatan sepanjang 90 meter dengan lebar 3,5 meter yang menhubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock.

Sekilas, jembatan yang oleh masyarakat Kampung Cino disebut Jembatan Limpapeh tersebut terkesan biasa saja. Akan tetapi saat melewatinya, kamu bisa menikmati keindahan kota Bukittinggi dari ketinggian dengan ornamen rumah tradisional Minangkabay ditengahnya.

Alamat Jembatan Limpapeh: Jl. Ahmad Yani, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Jam Buka: Setiap hari mulai pukul 09.00-16.00 WIB

Tiket Masuk Jembatan Limpapeh: Rp10 ribu

Itu dia beberapa objek wisata kota Bukittinggi, kota kelahiran Mohammad Hatta sang Proklamator yang wajib kamu kunjungi.

0 Comment