Sekilas Mirip, Begini Cara Membedakan Gejala DBD dan Tifus

15 December 2018, at 07:00
1
0
Sekilas Mirip, Begini Cara Membedakan Gejala DBD dan Tifus

Demam berdarah dengue atau DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini banyak muncul pada musim hujan dan setelah musim hujan.

Sedangkan tifus merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi. Tidak menjaga kebersihan linngkungan merupakan penyebab utama dari penyakit ini.

DBD dan tifus merupakan dua penyakit yang sering ditemui di Indonesia. Keduanya jika tidak segera ditangani akan membawa dampak yang berbahaya termasuk kehilangan nyawa.

Gejala yang terjadi pada penderita DBD dan tifus seringkali dianggap mirip dan banyak orang yang tidak bisa membedakannya. Namun sebenarnya ada beberapa perbedaan gejala diantara keduanya seperti di bawah ini.

1. Demam Tinggi

demam tinggi dbd
hellosehat.com

Pada penderita DBD, demam tinggi memang menjadi gejala khas yang selalu muncul. Demam ini biasanya terjadi secara mendadak dan bisa mencapai 40 derajat celcius.

Demam tinggi tersebut tidak disertai dengan batuk atau bersin dan bisa berlangsung selama dua sampai tujuh hari.

demam tinggi tifus
hellosehat.com

Sedangkan penderita tifus akan mengalami demam yang naik turun dan memiliki pola yang tetap.

Pada umumnya, demam pada gejala tifus akan muncul pada sore sampai malam hari. Pagi hingga sore harinya pasien akan merasa sehat.

2. Bintik Merah

bintik merah tifus
hellosehat.com

Tifus dan DBD masing-masing memunculkan bintik merah pada kulit sebagai gejalanya. Akan tetapi, bintik-bintik merah tersebut disebabkan oleh hal yang berbeda.

Bintik pada penderita tifus disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi.

bintik merah tifus
prosehat.com

Sedangkan penderita DBD memiliki bintik merah yang diakibatkan oleh pendarahan. Tanda tersebut juga tidak akan pudar jika ditekan.

Selain menyebabkan bintik merah, pendaharan pada pasien DBD juga akan mengakibatkan gusi berdarah dan mimisan.

3. Komplikasi Yang Terjadi

komplikasi pada dbd
istockphoto.com

Komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita DBD hanyalah kerusakan pembuluh darah yang bisa menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat menyebabkan kegagalan sistem organ dalam apabila tidak segera ditangani.

komplikasi tifus
jarumsuntik.com

Sedangkan pada pasien tifus, dapat terjadi kebocoran isi usus ke rongga perut yang akan menyebabkan infeksi. Kondisi ini akan menjadi berbahaya karena apabila rongga perut sudah terinfeksi, maka akan terjadi infeksi pada jaringan yang melapisi jaringan lapisan dalam perut yang akan membuat berbagai organ berhenti bekerja.

Baca juga: 8 Gejala Demam Berdarah yang Sering Tidak Disadari

4. Gejala Lain: Nyeri, Sakit Kepala, Mual, dan Muntah

gejala dbd
hellosehat.com

DBD biasanya dapat menyebabkan nyeri otot, sendi, dan tulang setelah demam muncul. Selain itu, penyakit ini juga terkadang mengakibatkan sakit kepala parah, mual dan muntah.

Pada beberapa kasus, penderita DBD juga dapat mengalami peningkatan buang air besar atau diare.

gejala tifus
alodokter.com

Sedangkan penderita tifus demam akan dibarengi dengan sakit di saluran cerna, seperti sakit perut, diare atau sembelit.

Hal tersebut wajar terjadi karena tifus merupakan penyakit yang menyarang atau berkaitan dengan saluran cerna.

5. Waktu Terjadinya

penyebab dbd
hellosehat.com

Tifus dan DBD dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Akan tetapi, waktu penyerangan penykit tifus dan DBD berbeda.

Tifus dapat menyerang kapan saja dalam sepanjang tahun jika tidak menjaga kebersihan lingkungan.

penyebab tifus
eventzero.org

Disisi lain, DBD merupakan penyakit musiman karena disebabkan oleh nyamuk yang hanya muncul pada saat-saat tertentu saja.

DBD dapat terjadi saat musin hujan dan setelahnya, terutama pada daerah yang lembab dan banyak sampah atau genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Itu dia sahabat Qupas 5 perbedaan gejala DBD dan tifus yang memang sekilas terlihat mirip. Kamu bisa memeriksakan diri ke dokter apabila muncul tanda-tanda seperti di atas.

Selalu jaga kesehatan dengan memperhatikan kebersihan lingkungan dan apa saja yang masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan dan minuman.

0 Comment