Selain Harus Booking Online, Ini Panduan Terbaru untuk Mendaki Gunung Merbabu

27 April 2019, at 04:00
0
0
Selain Harus Booking Online, Ini Panduan Terbaru untuk Mendaki Gunung Merbabu

Publik dihebohkan setelah video terkait kepadatan jalur pendakian Gunung Merbabu, Jawa Tengah beredar di dunia maya. Gambaran 'kemacetan' yang diunggah ulang oleh @mountnesia dan @natgeoindonesia dari postingan akun instagram @riaaanpostman pun sudah dilihat ratusan ribu kali oleh pengguna media sosial.

Dilansir dari KompasTravel, ternyata menurut Plh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BMNGMB), Johan Setiawan, saat itu memang sedang digelar acara besar di Puncak Gunung Merbabu yang melibatkan banyak peserta.

kemacetan gunung merbabu
instagram.com/riaaanpostman

Selain itu, jumlah pendaki Gunung Merbabu yang terus meningkat juga diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya 'kemacetan' di jalur Selo tersebut.

Untuk mencegah kejadian tersebut terulang kembali, ada beberapa panduan baru saat mendaki Gunung Merbabu. Salah satunya adalah dengan melakukan booking online yang sudah diterapkan per tanggal 25 April 2019 ini.Tujuannya untuk mendata pendaki dalam hal pengaturan kuota.

Selain booking online, ada lagi beberapa tips yang perlu kamu tahu supaya acara pendakianmu ke Gunung Merbabu tetap lancar. Nah, biar nggak penasaran, yuk langsung simak ulasan Qupas berikut!

Baca juga: Fakta Gunung Lawu yang Harus Kamu Tahu Sebelum Mendaki, Biar Tetap Aman!

1. Booking Online

merbabu
instagram.com/rumput_biru88

Sudah punya rencana untuk mendaki Gunung Merbabu dalam waktu dekat ini? Jangan lupa untuk booking online dulu lewat website resmi BTNGMB (http://www.tngunungmerbabu.org).

Selain melalui website, pihak BTNGMB juga sudah menyiapkan aplikasi booking dan akan segera diuji coba untuk para pendaki gunung di Pulau Jawa ini.

gunung merbabu
instagram.com/ferdiandokusumo

Langkah ini diharapkan bisa digunakan sebagai pemantau. Selain itu, jumlah pendaki yang naik maupun turun gunung juga nggak menumpuk lagi. Misalnya ada hal-hal yang nggak diinginkan pun hal ini juga bisa memudahkan petugas untuk melakukan evakuasi.

Johan Setiawan juga mengatakan kalau uji coba penerapan booking online ini baru diterapkan di jalur pendakian Selo Lama. Kalau berjalan lancar, maka nanti metode tersebut akan dipermanenkan.

2. Gelang Ber-chip

pendakian gunung merbabu
instagram.com/dewi.p_97

Selain booking online, untuk bisa mendaki Gunung Merbabu sekarang pendaki wajib menggunakan gelang yang dilengkapi dengan chip Radio Frequency Identification (RFID).

Tujuan diberlakukan peraturan ini adalah untuk menekan jumlah kecelakaan dan memberikan rasa aman untuk para pendaki Gunung Merbabu.

gunung merbabu jawa tengah
instagram.com/patriciarani93

Gelang tersebut sudah disediakan oleh pihak pengelola kok Taman Nasional ini kok. Tapi kamu yang ingin mendaki perlu menyerahkan uang jaminan mulai dari Rp30.000,00 sampai Rp50.000,00 pada petugas. Tenang, dana tersebut akan dikembalikan setelah pendaki turun gunung kok.

Sekarang sih jumlah gelangnya ada 1.000. Nanti setiap kelompok cukup membawa 1 gelang RFID saja. Selama pendaki melakukan petualangannya, petugas akan memantau keberadaan mereka melalui aksesoris keselamatan tersebut.

3. Pilih Jalur Selo

jalur pendakian selo
instagram.com/januprast

Gunung Merbabu sendiri punya ketinggian 3.142 mdpl dan bertipe stato. Secara administratif ada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat, Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan, serta Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara Provinsi Jawa Tengah.

Karakteristik jalur pendakian Gunung Merbabu pun nggak terlalu ekstrem dan cocok untuk para pendaki pemula.

jalur pendakian merbabu via selo
instagram.com/shiikzky

Salah satu jalur yang paling populer di Gunung Merbabu adalah via Selo, sebuah kecamatan di Boyolali. Selain karena akses yang nggak terlalu sulit, pemandangan berupa sabana yang cantik bisa kamu dapatkan di area ini. Kamu pun perlu waktu sekitar 9 jam untuk bisa sampai puncak saat lewat jalur ini.

Meski untuk menuju basecamp sedikit ada kendala karena kamu akan menemukan jalanan yang naik turun, tapi semua itu nggak jadi masalah besar. Bahkan jalur Selo ini tetap jadi yang terfavorit.

Baca juga: Deretan Gunung di Pulau Jawa Ini Cocok untuk Para Pendaki Pemula!

4. Lakukan Pendakian Saat Pagi atau Siang Hari

mendaki gunung merbabu
instagram.com/ifanyfauziah

Jalur pendakian Gunung Merbabu terkenal dengan padang savananya yang luas dan bisa dibilang cukup tricky. Kadang ada saja pendaki yang tersesat di sana.

Karenanya, lebih baik lakukan pendakian saat pagi atau siang hari. Soalnya saat sore menjelang malam, kamu akan kehabisan waktu untuk cari tempat mendirikan tenda.

merbabu via selo
instagram.com/monicacory_

Untuk bisa sampai ke puncak, waktu pendakian yang dibutuhkan sekitar 6 sampai 7 jam. Untuk kamu yang tinggal summit, berangkat pagi atau setelah jam 12 siang saja. Ini karena matahari akan terlalu menyengat saat perjalanan dilakukan menjelang tengah hari.

Di sisi lain, setelah jam 12 atau sore hari, kamu bisa turun lagi ke perkemahan dan istirahat. Baru besoknya turun gunung.

5. Bawa Air Mineral dari Basecamp

via selo
instagram.com/milan2707b

Selain makanan dan segala logistik yang dibutuhkan, jangan sampai lupakan bekal air bersih. Lebih baik lagi kalau kamu membawanya dari basecamp. Soalnya jalur pendakian gunung di Indonesia ini terkenal minim sumber air nih. Jadi jangan sampai nyesel karena sudah terlanjur dehidrasi di perjalanan.

Gimana, sudah punya rencana untuk mendaki Gunung Merbabu? Jangan lupa untuk booking online dulu dan Siapkan juga segala kebutuhanmu di sana ya, Sobat Qupas!

0 Comment