Sempat Dikritik, Kini Tugu Keris Solo Jadi Favorit Para Pecinta Foto

26 April 2019, at 04:00
0
0
Sempat Dikritik, Kini Tugu Keris Solo Jadi Favorit Para Pecinta Foto

Kota Solo punya ikon teranyar yang cukup menarik di kalangan traveler. Tugu Keris atau juga dikenal sebagai Jembatan Tugu Keris.

Di balik pembangunannya, ada beberapa fakta di balik pembangunan ikon cantik di Kota Surakarta yang digemari banyak para pemburu foto ini. Apa saja tuh? Biar nggak penasaran, yuk langsung simak uraian Qupas berikut!

Baca juga: Ini Dia Wisata Solo yang Klasik, Instagramable Banget!

1. Dibangun untuk Menghargai Warisan Budaya

tugu keris solo
instagram.com/irlan_do

Bangunan ikonis ini akan kamu temukan di kawasan Tirtonadi. Bentuknya yang menyerupai keris ternyata bukan asal dibuat saja.

Ternyata ini merupakan bagian dari penghormatan dan penghargaan pada nenek moyang yang sudah mewariskan budaya bangsa. Utamanya ya keris ini.

jembatan tugu keris
instagram.com/frenchfries_mr

Seperti kita ketahui, keris sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Nah, untuk melestarikannya, maka sebelumnya Museum Keris Nusantara telah dibangun di Kota Solo.

Setelah ada Museum Keris yang dibangun dengan tujuan jadi sarana edukasi bagi pengunjung tentang keris, serta keberagaman tosan aji di Indonesia, kini ada ikon baru di Kota Solo yang siap memesonamu.

2. Spot Favorit untuk Hunting Foto

jembatan keris solo
instagram.com/johan_kevas

Tugu Keris Solo ini ternyata masih belum diresmikan, Sobat Qupas. Tapi jangan salah, soalnya tempat ikonis ini sudah banyak curi perhatian traveler terumata kaum milenial.

Nggak heran kalau ada beberapa potret tentang destinasi Solo ini di media sosial. Gimana, kamu salah satu wisatawan yang ingin coba berpose di sini?

Baca juga: Sederet Hotel Murah di Solo, Kualitasnya Jempolan Lho!

3. Kritik Terhadap Tugu Keris Solo

jembatan tugu keris solo
instagram.com/aridkr

Di balik keeksotisan Tugu Keris Solo, budayawan Adi Sulistiyono sempat melayangkan kritiknya terkait bangunan ini. Seperti dilansir dari JawaPos, menurutnya tugu yang digadang-gadang jadi ikon baru Kota Surakarta tersebut nggak mirip sama sekali dengan keris.

Adi Sulistiyono juga mengatakan bahwa keris punya pakem atau aturan baku yang selalu diikuti oleh para seniman. Jadi kalau tugu tersebut dinilai punya bentuk keris, paling nggak harus mengikuti pakem yang ada. Tapi kenyataannya Adi menilai bahwa bangunan tersebut nggak mengikuti aturan yang ada.

lambang keris solo
instagram.com/sarang_elis

Sementara itu, Ketua Paguyuban Bawa Rasa Tosan Aji Surakarta (Bratasura), Agus Atmo Wijoyo mengatakan seharus pemerintah melibatkan pihak yang tahu soal perkerisan sebelum membangun tugu.

Tujuannya tentu untuk membuat bangunan tugu tersebut mengikuti pakem yang ada. Menurut Agus, ia menyayangkan karena tugu keris nggak mirip dengan aslinya.

4. Bagian dari Proyek Jembatan Tirtonadi

tugu keris
instagram.com/taradiosolo

Dikutip dari Detik, sebenarnya Tugu Keris ini adalah bagian dari proyek Jembatan Tirtonadi. Hal ini sudah diungkapkan oleh Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo beberapa waktu lalu.

Jembatan tersebut dibuat ganda dengan lebar masing-masing 14,9 meter. Tepat di antara kedua jembatan tersebut, dibangunlah tugu berbentuk keris yang disebut-sebut sebagai monumen. Bangunan tersebut tingginya sekitar 25 meter dan terbuat dari cor beton berlapis tembaga.

Diketahui juga kalau proyek jembatan tersebut secara keseluruhan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rudy pun memperkirakan kalau pembangunan dari tugu tersebut secara keseluruhan nggak melibatkan ahli keris.

jembatan keris
instagram.com/joicecallista27

Terlepas dari kritik dari Tugu Keris, tetap saja bangunan ikonis baru di Solo tersebut cukup menarik perhatian dari pejalan yang melewatinya. Bahkan nggak jarang juga jagi spot foto baru bagi para traveler.

Gimana, kamu juga tertarik untuk berpose dengan latar Tugu Keris Solo? Kalau kebetulan jalan-jalan di kawasan Tirtonadi, nggak ada salahnya juga untuk mengabadikan ikon pariwisata Solo ini.

0 Comment