Sempat Tayang, 5 Film Indonesia ini Ditarik dari Peredaran, Kenapa ya?

08 December 2018, at 06:00
1
0
Sempat Tayang, 5 Film Indonesia ini Ditarik dari Peredaran, Kenapa ya?

Industri film Indonesia memang kian berkembang. Bahkan semuanya bisa dibilang memiliki tontonan yang cukup baik.

Beberapa film pun mendapat pendapatan yang nggak bisa dibilang sedikit. Tentu saja semua ini karena keantusiasan para penonton untuk menyaksikannya.

Sayangnya, nggak semua tayangan dari Tanah Air lulus sensor sehingga harus ditarik dari peredaran. Selain itu, ada juga yang harus berhenti tayang karena memboikotnya. Alasannya karena nggak sesuai norma dan nilai agama.

Lantas apa saja film yang dimaksud? Biar nggak semakin penasaran, yuk langsung simak ulasan Qupas berikut ini!

1. Valentine

alasan valentine ditarik
stg-store.oomph.co.id

Film yang baru dirilis pada 23 November 2017 lalu ini terpaksa harus ditarik dari peredaran. Padahal "Valentine" sendiri baru resmi tayang di bioskop selama 3 hari.

Alasan penarikan film layar lebar ini karena adanya komentar puas dari masyarakat. Terutama terkait kualitas Computer Generated Image (CGI) yang terlalu dipaksakan.

Ternyata di balik itu semua ada permasalahan yang terjadi. Hard disk atau server EPIX Studio, tempat film mengolah CGI mengalami kendala. Akibatnya pekerjaan nggak bisa berjalan dengan baik.

Terlepas dari masalah CGI, sebenarnya terkandung cerita seru dalam film ini. Petualangan berbahaya seorang pelayan kafe yang punya mimpi menjadi seorang artis bernama Srimaya ada dalam "Valentine".

film valentine ditarik
m.vidio.com

Film ini juga mengisahkan tentang Batavia City, kota indah yang nggak aman lagi untuk dihuni. Terlebih lagi karena banyak terjadi perampokan, kekerasan dan beragam tindakan kriminalitas lainnya.

Suatu hari Srimaya bertemu dengan seorang sutradara film dan sahabatnya, Bono dan Wawan. Pertemuan ini pun mengubah jalan hidupnya.

Berawal dari gadis biasa, Srimaya menjadi pahlawan super harapan Batavia City, Valentine. Tugasnya sendiri adalah membasmi kejahatan.

2. Jokowi Adalah Kita

poster film jokowi adalah kita
wikipedia.org

Film yang telah dirilis pada 20 November 2014 lalu ini sebenarnya memang sudah dinyatakan lulus sensor dan layak untuk ditayangan.

Sayangnya, film ini ditarik oleh pihak produksi, K2K Pictures, KK Dheeraj selang satu hari setelah hadir di bioskop. Ternyata hal ini sebenarnya merupakan saran dari pendukung Jokowi, Bara Jp.

Diberitakan bahwa film ini ditarik karena momen penayangannya nggak tepat. Bahkan beberapa komentar netizen tentang Jokowi pun banyak yang kurang enak didengar.

Film ini sendiri menceritakan tentang kesuksesan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang kini menjabat sebagai Presiden Rebulik Indonesia.

adegan film jokowi adalah kita
youtube.com/Nanang Ws

Kisah perjalanan hidup Jokowi yang terpilih menjadi wali kota Surakarta (2005) hingga menjabat sebagai Gubernur ibu kota Jakarta (2012) tertuang dalam film ini.

Presesnya memang terdengat mudah. Tapi sebenarnya beragam masalah telah dialaminya.

Kendati demikian, istri dan keluarganya berperan penting dalam mendukung Jokowi hingga ia tetap berprestasi.

Jadi dalam film satu ini bukan hanya ada kisah Jokowi sebagai seorang pemimpin. Tapi juga menunjukkan sisi lain sang presiden sebagai seorang suami dan kepala rumah tangga.

3. Kerasukan

film kerasukan 2013
filmindonesia-gratis.blogspot.com

Satu lagi film Indonesia yang harus ditarik dari peredaran oleh pihak pembuatnya sendiri. Adalah "Kerasukan" yang telah dirilis pada 25 April 2013 lalu.

Sang Produser, HM Firman Bintang merasa kecewa dengan sikap 21 yang menayangkan "Iron Man 3" bertepatan dengan beredarnya film lokal.

Selain itu, pihak bioskop juga menyediakan waktu dan jumlah layar yang lebih banyak untuk film "Iron Man 3" dibandingkan dengan karya-karya dari Tanah Air.

Film ini sendiri menceritakan tentang 5 pemuda dan pemudi dari Jakarta, yakni Roby, Cecil, Tony, Tina, Donas yang pergi liburan ke Bandung. Kelimanya pun mengunjungi villa di kawasan Dago.

adegan film kerasukan 2013
youtube.com/MD Entertainment

Suatu hari Tony melarang Donas melihat wajah wanita dengna pakaian hitam. Sebenarnya wanita yang dimaksud itu adalah sosok hantu yang kerap berkeliaran di sekitar simpang Dago.

Donas yang lupa dengan peringatan Tony pun menyapa dan melihat wajah sosok hantu wanita berpakaian hitam. Sejak saat itu, perilaku Donas mulai aneh.

Di sisi lain, Tony memilih bungkam dan memilih untuk melanjutkan perjalanan. Tapi teror hantu mulai terjadi membuat suasana liburan kian mencekam.

Cecil pingsan dan Tina kesurupan. Roby pun tiba-tiba menghilang dari vila. Hal inilah yang membuat Tony hanya mengandalkan Donas untuk membantunya.

Baca juga: 5 Film Indonesia Terbaru November 2018 Seramnya Nggak Main-Main

4. Cinta Tapi Beda

cinta tapi beda
amriawan.blogspot.com

Sebagian dari kamu mungkin nggak terlalu asing dengan judul film satu ini karena pernah menontonnya. Tapi ada juga yang pastinya merasa nggak familiar dengan tayangan yang dirilis pada 27 Desember 2012 silam ini.

Ternyata film garapan sutradara kenamaan Hanung Bramantyo ini terpaksa harus ditarik dari bioskop. Alasannya karena ada isu yang menyebut bahwa "Cinta Tapi Beda" nggak sesuai dengan budaya bangsa.

Protes pun dilakukan oleh salah satu organisasi, yakni "Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI)". Mereka menilai film ini telah menyinggung suku Minang.

Karena nggak ingin kontroversi kian meluas, pada akhirnya Hanung Bramantyo meminta jaringna bioskop agar karyanya ini ditarik dari pasaran.

film cinta tapi beda
takaitu.com

Jadi bukan hal mengherankan memang kalau ada sebagian besar dari kamu yang nggak tahu sama sekali soal film satu ini.

"Cinta Tapi Beda" mengisahkan tentang seorang perempuan Minang, Diana yang menjalin hubungan asmara dengan lelaki suku Jawa, Cahyo. Mereka juga berbeda keyakinan pun punya keinginan untuk menikah.

Tapi perjalanan cinta mereka nggak berjalan dengan lancar. Terlebih lagi karena perbedaan keyakinan dari keduanya.

Cerita dalam film ini memang menarik. Tapi "Cinta Tapi Beda" dinilai memojokkan masyarakat Minang yang kendal dengan adat dan ajaran agama Islam. Kalau menurutmu bagaimana?

5. Heart-Break.com

heartbreakcom
coretanfilm.wordpress.com

"Heart-Break.com" mulai muncul di pasaran seiring dengan tayangan-tayangan asing. Sang sutradara sekaligus produser, Affandi Abdul Rachman memang merasa tayangan ini bagus dan layak ditonton.

Tapi menurutnya momen penayangannya kurang tepat. Akhirnya Affandi memutuskan untuk menarik kembali filmnya dari peredaran.

Banyak yang mengutarakan pendapat bahwa sang sutradara berusaha menjaga imej produksi karyanya.

Diketahui, penarikan "Heart-Break.com" sendiri dilakukan setelah film ini tayang selama 20 hari di bioskop. Alhasil dikabarkan pula bahwa tim pemasaran dari rumah produksi turut dibuat pusing karena hal tersebut.

Film yang sudah dirilis pada 3 Desember 2009 ini mengisahkan tentang Agus (Ramon Y. Tungka) sedang patah hati dengan pacarnya tercinta, Nayla (Raihaanun Soeriaatmadja).

film heartbreakcom
hqeem.wordpress.com

Keduanya sempat menjalani hubungan jarak jauh karena Nayla harus menjalani studi masternya ke luar negeri selama 1 tahun. Tapi ternyata Nayla berpacaran dengan Kevin (Gay Iskak).

Sang sahabat, Wawan (Ananda Omesh) dan pacarnya Raya (Richa Novisha) pun disibukkan dengan mencoba menghibur teman Agus agar gairah hidupnya kembali.

Titik terang pun mulai muncul ketika Wawan dan Agus menemukan lembaga intelijen yang khusus menangani kasus patah hati. Heart-Break.com namanya.

Diceritakan pula bahwa perusahan tersebut dipimpin oleh seorang wanita menarik, yakni Mbak Elza (Sophie Navita). Ia juga dibantu agen lainnya, seperti Ferdy (Edo Borne) dan Nadia (Shara Aryo).

Nah, itulah deretan film Indonesia dengan kisah menarik tapi harus ditarik dari peredaran. Bahkan ada yang baru satu hari tayang sudah nggak ditayangkan di bioskop. Terkait hal ini, bagaimana menurumu, sahabat Qupas?

0 Comment