Sensasi Menyeberangi Lautan Lewat Jembatan Batu, Ada di Indonesia Lho!

20 May 2019, at 09:00
0
0
Sensasi Menyeberangi Lautan Lewat Jembatan Batu, Ada di Indonesia Lho!

Pernah kebayang buat menyeberang di atas lautan tanpa harus naik alat transportasi? Semua itu bukan cuma khayalan, lho. Soalnya di Pulau Kojadoi, Nusa Tenggara Timur (NTT), semua bisa terwujud.

Bisa dibilang kawasan ini adalah salah satu bukti kekayaan Indonesia. Bahkan tempat wisata di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kecamatan Alok Timur ini juga sangat unik.

Kenapa? Soalnya di sini ada jembatan batu yang seakan membuatmu berjalan di atas lautan. Mau tahu info selengkapnya? Jangan lupa scroll ke bawah ya, Sobat Qupas!

Baca juga: Waikelo Sawah, Konsep Surga Dunia di Nusa Tenggara Timur

1. Salah satu pulau di Kabupaten Sikka

kojadoi
instagram.com/ibnukf

Kojadoi adalah satu dari 17 pulau yang ada di Kabupaten Sikka, Flores. Dari total itu, hanya 8 yang berpenghuni, yakni Kojadete, Dambilah, Sukun Pemana, Palue, Babi, Suku, Pangabatan, dan Kojadoi sendiri.

Pulau Kojadoi sendiri terbilang kecil, karena panjangnya cuma sekitar 300 meter dan lebar 100 meter. Hal itulah yang membuat rumah di destinasi Nusa Tenggara Timur ini dibuat bertingkat dua dengan kontruksi panggung.

2. Nama pemberian raja

kojadoi pulau besar
instagram.com/riorihiga

Konon nama Kojadoi merupakan pemberian dari Raja Maumere. Asalnya dari dua kata dalam Bahasa Maumere, yaitu "Koja" yang bermakna Kenari. Sedangkan "Doi" artinya kecil.

Jadi Kojadoi artinya Pulau Kenari Kecil. Mungkin nama ini juga berkaitan dengan wilayah di utaranya, yakni Pulau Kojagete yang bermakna Pulau Kenari Besar.

3. Jembatan batu di Pulau Kojadoi

pulau kojadoi
instagram.com/riorihiga

Keunikan dari pulau ini adalah adanya jembatan batu sepanjang kurang lebih 680 meter yang menghubungankan Dusun Kojagete dan Dusun Kojadoi.

Jembatan ini terbuat dari batu dan karang yang dibangun oleh TNI AD sekitar tahun 1979. Seiring berjalannya waktu, warga kemudiaan bergotong royong secara swadaya menimbun jalur penghubung ini dengan batuan. Sekitar tahun 2014, Pemerintah Daerah Sikka pun memberi bantuan untuk perbaikan jembatan tersebut.

Dari jembatan yang digunakan warga untuk mempermudah akses ini, kamu bukan cuma bisa merasakan sensasi berjalan di atas lautan. Tapi juga bisa melihat terumbu karang. Ini karena air laut di sini super jernih.

Baca juga: Ada Sumber Air Sebening Kristal dalam Gua di Nusa Tenggara Timur!

4. Pulau minim polusi

kojadoi alok timur
instagram.com/gonarica93

Pulau Kojadoi bukan cuma punya ikon unik berupa jembatan batu. Destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur ini juga cocok jadi tempat liburan yang jauh dari hingar bingar kendaraan dan bisa dibilang minim polusi.

Kamu nggak akan menemukan transportasi darat bermotor di sini. Bahkan sinyal telepon seluler pun cuma bisa tertangkap di bukit dan dermaga.

5. Penghuni Pulau Kojadoi

Siapa sangka, ternyata penghuni Pulau Kojadoi bukan asli dari Flores, melainkan dari Suku Buton dari Sulawesi Tenggara yang umumnya adalah muslim.

Penduduk laki-laki berprofesi sebagai nelayan, sedangkan perempuan mencari ikan atau kerang dan ada juga yang berladang dengan memanfaatkan lahan di Pulau Besar.

Untuk tambahan penghasilan, perempuan di pulau ini juga menenun. Jadi kalau kamu liburan ke sini, kemungkinan besar bisa menyaksikan mereka sedang melakukan aktivitas menenun di kolong atau di dalam rumah. Pasti seru! Apalagi penduduk pulau ini dikenal ramah.

6. Cara ke Pulau Kojadoi

kojadoi flores
instagram.com/mariasabella

Secara administratif, lokasi Pulau Kojadoi ada di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Wilayah yang juga disebut sebagai Nusa Kenari ini bisa ditempuh dari Pelabuhan Nagahale di Kecamatan Talibura, Maumere menggunakan kapal motor.

Perjalanan mengarungi Teluk Maumere sekitar 1 jam 30 menit. Sampai di pelabuhan, kamu bisa jalan kaki selama kurang lebih 20 menit menuju bukit batu dan jalan batu yang banyak diburu wisatawan mancanegara maupun lokal.

7. Tiket masuk Pulau Kojadoi

pulau kojadoi alok timur
instagram.com/ariangky

Soal tiket masuk ke Pulau Kojadoi, nggak ada ketentuan resmi berapa kamu harus membayar. Tapi kamu perlu menyediakan dana sumbangan alias donasi sukarela saat akan mendaki ke puncak atau bukit batu. Gimana, tertarik untuk mampir?

Pulau Kojadoi adalah salah satu objek wisata di Nusa Tenggara Timur yang recommended untuk dikunjungi para pencari ketenangan. Tanpa moda transportasi darat bermotor, udara minim polusi bakal kamu hirup. Bahkan kamu juga bisa melihat keunikan berupa jembatan batu di sini. So, kapan berangkat?

0 Comment