Sensasi Naik Kereta Kuno Lewat Tepi Danau Rawa Pening, Cuma Ada di Ambarawa!

29 May 2019, at 04:00
0
0
Sensasi Naik Kereta Kuno Lewat Tepi Danau Rawa Pening, Cuma Ada di Ambarawa!

Ambarawa, Semarang punya banyak wisata sejarah yang bukan cuma menambah wawasan, tapi juga bikin kamu seolah menjelajah ke masa lalu. Salah satunya bakal kamu temukan di Museum Kereta Api Ambarawa.

Kamu mudik ke Ambarawa? Coba deh mampir ke museum di Semarang ini. Banyak hal yang bisa kamu dapat di destinasi ini, lho. Apa saja tuh?

Baca juga: Dari Wisata Sejarah Sampai Kekinian, Semua Ada di Semarang!

1. Menilik sejarah perkeretaapian

museum kereta api ambarawa
instagram.com/heykomang

Semua berawal dari banjir lahar pasca erupsi Gunung Merapi tahun 1972 yang mengakibatkan akses menuju Magelang ditutup, sehingga kereta api Yogyakarta-Magelang-Secang juga berhenti beroperasi di tahun 1975. Hal ini pun berdampak pada penutupan Stasiun Willem I atau lebih dikenal sebagai Stasiun Ambarawa.

Karena prihatin dengan keadaan ini, Gubernur Jawa Tengah saat itu, Soepardjo Rustam bersama Kepala PJKA Eksploitasi Tengah, Soeharso, memutuskan untuk membuka museum kereta api di Stasiun Ambarawa pada 8 April 1976.

Tepat di tanggal 21 April 1978, Museum Kereta Api Ambarawa pun resmi dibuka. Saat itu juga mulai diselenggarakan angkutan kereta api wisata uap. Sampai sekarang museum ini jadi salah satu wisata favorit di Semarang, terutama bagi pecinta sejarah.

2. Koleksi di Museum Kereta Api Ambarawa

kereta uap b2502
pesona.travel

Museum Kereta Api Ambarawa sendiri punya sekitar 21 lokomotif. Dari semuanya, cuma ada 3 yang masih bisa dioperasikan. Dua diantaranya adalah lokomotif uap bernomor seri B 2502 dan B 2503.

Selain lokomotif, di museum ini juga ada mesin pembuat tiket penumpang yang pernah digunakan dari 1840 sampai sekitar tahun 2009. Berbagai barang antik lain seperti telegram morse, telepon, bel, dan lainnya juga ada di sini.

Baca juga: Kampoeng Talun Kacang, Wisata Kekinian di Semarang Bertabur Spot Foto Instagenik

3. Naik kereta kuno

tepi danau rawa pening
instagram.com/catherine_cathy

Satu lagi yang menarik dari wisata di Ambarawa ini, yaitu naik kereta kuno. Salah satunya yang terbuat dari kayu bermesin diesel. Transportasi ini bakal membawamu dari Ambarawa ke Tuntang dengan melewati tepi Danau Rawa Pening. Waktu tempuhnya sendiri kurang lebih selama 20 menit.

Tiketnya sendiri seharga Rp50.000,00 yang bisa langsung kamu beli di loket museum secara langsung. Dilansir dari Kompas, kereta wisata yang biasa beroperasi cuma di hari Sabtu dan Minggu, khusus musim mudik lebaran nanti beroperasi di tanggal 6 sampai 12 Juni 2019.



naik kereta kuno ambarawa
instagram.com/sri_daryanti

Selain kereta api kayu bermesin diesel, kamu juga bisa naik lokomotif berbahan bakar uap buatan Jerman dengan nomor seri B 2502 dan B 2503. Tapi kamu perlu menyediakan budget Rp15 juta (pulang pergi) untuk rombongan 80 orang.

Tarifnya memang mahal. Ini karena biaya operasional yang nggak murah dan jalur kereta menantang dari Ambarawa ke Stasiun Bedono.

4. Cara ke Museum Kereta Api Ambarawa

museum kereta api ambarawa semarang
instagram.com/jepratjepret_by_kerigit

Lokasi Museum Kereta Api Ambarawa ada di Jalan Panjang Kidul No.1, Panjang Kidul, Kecamatan Ambarawa. Dari pusat Kota Semarang, jaraknya sekitar 17,3 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 33 menit berkendara.

Untuk menuju ke lokasi, kamu bisa mengarahkan kendaraanmu ke selatan atau menuju ke Ungaran. Sampai di pertigaan Bawen, beloklah ke kanan atau pilih jalur ke Kota Jogja sampai di Tugu Palagan, Ambarawa.

Museum Kereta Api Ambarawa memang pantas jadi wisata favorit di Semarang. Apalagi bukan cuma bisa sekedar melihat barang-barang kuno, kamu pun bisa naik kereta kuno. Jadi, kapan nih liburan ke sini?

0 Comment