Sering Digunakan, Stroller Ternyata Berisiko Membuat Anak Jadi Mudah Cemas

07 July 2019, at 02:00
0
0
Sering Digunakan, Stroller Ternyata Berisiko Membuat Anak Jadi Mudah Cemas

Saat berjalan-jalan atau berada di tempat umum, kamu pasti sering melihat orang tua yang membawa anak mereka dengan stroller. Atau mungkin kamu merupakan salah satu yang menggunakannya juga?

Stroller memang merupakan salah satu alat yang sering dipilih oleh orang tua karena sangat membantu dan memudahkan. Apalagi apabila harus mengajak anak berjalan jauh dan membawa banyak barang seperti belanjaan.

Meskipun demikian, ternyata penggunaan stroller dinilai nggak baik untuk tumbuh kembang mental si kecil lho.

Baca Juga: 8 Mainan untuk Tumbuh Kembang Bayi di Bawah 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sering menggunakan stroller dapat membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang mudah cemas di masa mendatang.

menggunakan stroller
strolleria.com

Dikuti dari Dailymai, Catherine Fowler seorang profesor dari University of Sydney mengatakan bahwa kereta dorong atau stroller dan gendengan bayi yang menghadap ke depan dapat membuat anak merasa diikat dan nggak bisa berpaling dari situasi yang sangat ramai.

Hal tersebut tentu saja membuat buah hati merasakan tekanan dan merasa seolah sendirian. Kereta dorong bayi, secara nggak langsung membuat interaksi atau percakapan antara orang tua dan anak menjadi lebih minim.

Keadaan tersebut dapat membuat buah hati menjadi stres dan apabila terjadi terus-menerus akan membuat bayi tumbuh menjadi sosok yang mudah cemas dan depresi.

menggendong bayi
hellosehat.com

Selain itu, menurut psikolog Sani B. Hermawan, Psi. penggunaan kereta bayi yang berlebihan dapat membuat anak merasa nggak diperhatikan oleh orang tuanya.

Sebaliknya, anak-anak yang digendong dengan cara tradisional atau menghadap orang tuanya cenderung lebih ceria dan merasa dekat dengan orang yang menggendong.

Hal tersebut disebabkan oleh adanya interaksi dan sentuhan-sentuhan langsung dari orang tua yang membuat anaknya marasa lebih tenang dan aman.

Baca Juga: 6 Jenis Permainan yang Peting untuk Tumbuh Kembang Balita

Sebenarnya, penggunaan stroller sah-sah saja di lakukan ya Sobat Qupas. Akan tetapi, ada baiknya jika kamu melakukan hal tersebut pada momen-momen tertentu seperti saat harus berjalan jauh.

Imbangilah penggunaan stroller atau kereta dorong, menggendong dengan cara tradisional, dan membiarkannya belajar apabila memang sudah menunjukkan ketertarikan untuk berjalan.

0 Comment