Sering Dilakukan, Begini Bahaya Minum Antibiotik Tanpa Arahan Dokter

23 January 2019, at 12:00
1
0
Sering Dilakukan, Begini Bahaya Minum Antibiotik Tanpa Arahan Dokter

Antibiotik merupakan jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi tanpa arahan dari dokter. Penggunaannya pun berbeda-beda, tergantung pada penyakit dan kondisi tubuh seseorang.

Hal tersebut berpengaruh pada efek samping yang akan diberikan olehnya. Jika diskonsumsi secara sembarangan, dapat dibayangkan kan apa yang akan terjadi.

Bisa jadi dosis dan jenis tidak tepat dengan penyakit yang diderita. Bahkan juga bisa berbalik membahayakan pengguna.  Berikut ini pengertian antibiotik dan bahayanya jika dikonsumsi dengan sembarangan.

1. Pengertian Antibiotik

pengertian antibiotik
artria.id

Antibiotik merupakan segolongan senyawa alami maupun sintetik yang memiliki efek menekan atau menghentikan proses biokimia pada organisme, khususnya proses infeksi oleh bakteri.

Oleh sebab itu obat ini sering digunakan untuk menahan agar penyakit tidak berkembang dalam tubuh.

2. Penyakit Memburuk

penyakit memburuk
rd.com

Salah satu efek negatif ketika seseorang mengonsumsi antibiotik secara sembarangan adalah penyakit yang semakin memburuk. Tanpa resep dokter, seseorang dapat salah menakar dosis dari jenis obat ini.

Selain itu, bisa juga seseorang tidak tahu aturan dalam mengonsumsi antibiotik. Bukannya menyembuhkan, hal ini justru akan memperparah keadaan kesehatanmu.

3. Memicu Kegemukan

memicu kegemukan
lanap.com

Penggunaan antibiotik pada anak-anak secara sembarangan ternyata dapat menaikkan berat badan. Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Internasional Juornal of Obesity.

Selain itu, dalam penelitian disebutkan bahwa hal tersebut akan memiliki efek yang panjang. Hal ini kemudian dikaitkan dengan diabetes tipe 2 yang bisa muncul karena kegemukan.

4. Memengaruhi Kinerja Otak

memengaruhi kinerja otak
pixabay.com

Antibiotik memang dikenal sebagai obat yang memiliki pengaruh tinggi. Meskipun demikian, penggunaannya dinilai efektif dalam menekan dan membunuh baktari penyebab sebuah penyakit.

Namun ternyata penggunaan antibiotik yang tidak sesuai resep akan berpengaruh pada kinerja otak. Menurut Journal of Clinical Psychology, sebuah obat antibiotik dapat meningkatkan risiko kecemasan dan depresi pada seseorang.

Baca Juga: 8 Obat Legendaris Tiongkok yang Terbukti Khasiatnya dan Masih Eksis Hingga Kini

5. Gangguan Pada Usus

gangguan pasa usus
hellosehat.com

Apabila tidak tahu dosis yang tepat, seseorang bisa saja mengonsumsi antibiotik dengan jumlah yang terlalu banyak. Meskipun efektif, penggunaan yang berlebihan ini dapat menyebabkan bakteri baik dalam tubuh juga ikut terbunuh.

Oleh sebab itu, penggunaan tersebut justru dapat mengakibatkan gangguan pada usus seperti iritasi pencernaan dan lain sebagainya. The American Journal of Gastroenterologi telah membuktikan hal tersebut.

6. Bakteri Menjadi Kebal

bakteri menjadi kebal
hellosehat.com

Salah satu yang paling ditakutkan dalam mengonsumsi antibakteri secara sembarangan adalah bisa menyebabkan resistensi antibiotik. Istilah tersebut digunakan untuk menyebutkan kondisi kekebalan bakteri terhadap antibiotik.

Tanpa resep dokter, seseorang tidak bisa tahu bakteri apa yang bersarang pada tubuhnya. Ini lah yang menyebabkan kesalahan penggunaan antibiotik.

Apabila bakteri sudah kebal, maka hal tersebut akan bertahan dalam tubuh dan penyakit akan sulit disembuhkan.

7. Terjadi Reaksi Alergi

terjadi reaksi alergi
hellosehat.com

Seseorang juga berisiko mengalami reaksi alergi apabila mengonsumsi antibiotik tanpa takaran yang pas dari dokter. Jenis obat yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh akan sulit diterima sehingga menghasilkan reaksi alergi.

Orang dengan alergi memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami hal tersebut. Pembengkakan lidah, wajah, timbul ruam dan bahkan kesulitan bernapas merupakan efek sampingnya.

8. Penggunaan oleh Ibu Hamil

penggunaan oleh ibu hamil
mymilk.com

Penggunaan obat apapun pada ibu hamil harus sesuai dengan resep dokter, termasuk antibiotik. Ibu hamil lebih rentan terkena efek samping dari obat-obatan.

Jenis-jenis antibiotik tertentu tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena bisa berbahaya. Antibiotik jenis quinolone misalnya. Apabila dikonsumsi oleh ibu hamil dapat menghambat pembentukan inti sel.

Terutama pada dua minggu pertama kehamilan. Hal tersebut dapat mengakibatkan bayi lahir cacat.

Oleh karena itu, mengandalkan resep dokter merupakan pilihan yang paling tepat. Lebih baik konsultasikan masalah kesehatan dan kondisi tubuh terlebih dahulu agar mendapatkan jenis dan takaran antibiotik yang tidak salah.

Untuk tips kesehatan lainnya, kamu bisa mengunduh aplikasi Qupas secara gratis melalui Google Play Store atau Apple App Store.

0 Comment