Setelah Diblokir Keminfo, Tik Tok akan Pekerjakan 200 orang Sebagai Moderator Konten! Efektif Mengurangi Konten Negatif kah?

09 July 2018, at 02:08
2
1
Setelah Diblokir Keminfo, Tik Tok akan Pekerjakan 200 orang Sebagai Moderator Konten! Efektif Mengurangi Konten Negatif kah?

Sehari setelah kabar Tik Tok yang diblokir oleh Pemerintah Indonesia, pihak Tik Tok berniat baik untuk menyelesaikan perkara yang membelit aplikasi yang dirilis sejak September 2016 itu diresmikan oleh Zhang Yiming.

 

liputan6.com

 

Perwakilan dari Tik Tok, Kelly Zhang datang langsung mengunjungi kantor Kominfo beberapa waktu lalu. Dalam agenda pertemuan tersebut, ada 3 topik penting yang disampaikan dari pihak Tik Tok agar masyarakat Indonesia mendapatkan akses ke baplikasi tersebut.

Yang pertama adalah membahas tentang banyaknya konten negatif yang ada di aplikasi tersebut. Di Indonesia sendiri banyak pengguna dengan mudah mengisi konten sembarangan. Hal itulah yang membuat pemerintah Indonesia meminta adanya penyeleksian konten dan pembersihan konten negatif. Pihak Tik Tok pun menyanggupi untuk merekrut 200 orang sebagai moderator konten yang bertugas untuk memilah-milah konten negatif agar tidak publish di laman aplikasinya.

Yang kedua adalah tentang niat Tik Tok yang akan membuka kantor cabang di Indonesia. Hal ini tentu akan mempermudah pemerintah Indonesia mengatasi keluhan yang berhubungan dengan aplikasi ini. Yang terakhir adalah, batas usia pengguna Tik Tok menjadi 16 tahun yang awalnya adalah 12 tahun. Jadi, pengguna Tik Tok juga bisa mengisi konten dengan bijak.

Untuk kalian yang saat ini menjadi pengguna Tik Tok atau aplikasi lain, berusahalah untuk menjadi bijak dan pintar dalam menggunakannya. Keep sharing positive things!

1 Comment
Rivan Willyanto
09/07 - 02:20
200 moderator? wow, keren...