Tahukah Kamu Kalau Anak yang Jarang Sarapan Menjadi Mudah Sakit?

07 October 2018, at 07:00
0
0
Tahukah Kamu Kalau Anak yang Jarang Sarapan Menjadi Mudah Sakit?

Sarapan merupakan salah satu aktivitas yang cukup penting dan tidak boleh dilewatkan. Sarapan sendiri juga bisa dibilang sebagai tradisi yang telah diajarkan oleh orang tua kita sejak dulu.

Namun, tentu saja anjuran dan tradisi yang ditanamkan oleh orang tua bukan tanpa alasan. Salah satu alasan mengapa kita diharuskan untuk sarapan adalah untuk menjaga kesehatan tubuh, baik fisik maupun otak.

sarapan
beritagar.id

Seperti yang kamu ketahui, sarapan bisa membuat seseorang mendapatkan energi berlebih sehingga bisa membuat aktivitasnya menjadi lancar. Selain itu, sarapan juga bisa membuat produktivitas seseorang menjadi lebih baik.

Begitu pula sebaliknya, ketika kamu sering melewatkan sarapan, maka tubuhmu akan kekurangan energi yang akan membuat lemas sepanjang hari. Lantas, kemampuan otak juga akan menurun karena tidak mendapat suplai nutrisi yang cukup sehingga menjadikan produktivitas menurun.

Secara garis besar begitulah manfaat sarapan dan kerugian yang akan kamu dapatkan ketika melewatkan sarapan.

Namun, baru-baru ini ada sebuah penelitian terbaru yang cukup menghebohkan banyak orang, khususnya para orang tua. Sebab, dalam penelitian itu disebutkan bahwa anak yang jarang sarapan lebih mudah sakit daripada anak yang rutin melakukan sarapan.

Baca juga : 5 Pertanyaan Sulit Anak dan Cara Menjawabnya, Para Ibu Harus Tahu!

anak sarapan
orami.co.id

Dikutip dari laman Theconversation, anak di bawah usia 10 tahun sangat perlu diperhatikan pola hidupanya, terutama dalam urusan makan. Sebab, kebiasaan-kebiasaan makan yang dilakukannya pada usia dini akan dibawa sampai dewasa.

Ketika anak sudah diajarkan untuk selalu sarapan di pagi hari, maka dia akan mendapatkan kebugaran yang tidak pernah dia sadari. Begitu pula sebaliknya, dari hasil riset yang melibatkan banyak responden itu didapati hasil jika anak kecil yang jarang sarapan tubuhnya sangat lemah dan rentan terhadap serangan penyakit.

anak pintar
blibli.com

Mengingat sistem imun anak belum terbentuk dengan sempurna, jadi nutrisi seimbang diperlukan bagi anak kecil. Sehingga banyak dokter yang menyarankan agar anak diberi makan makanan sehat dalam jumlah banyak untuk memperbaiki sistem tubuhnya yang sangat lemah.

Lebih dari itu, peneliti juga menyebutkan kalau sering melewatkan sarapan bisa berpengaruh pada prestasi sang anak. Di mana, ketika anak tidak diajarkan untuk sarapan, maka kemampuan psikisnya menjadi menurun dan kalah dengan anak lain yang selalu sarapan setiap hari.

sarapan anak
merries.co.id

Walau bukanlah sebuah patokan, tapi hal ini bisa dijadikan sebagai rujukan. Di mana setiap orang tua harus menyadari akan pentingnya sarapan bagi anak. Selain memberikannya energi yang cukup, sarapan juga bisa meningkatkan kemampuan otak anak.

Dan yang terakhir, peneliti tidak lupa memberi saran agar orang tua selalu mengingatkan anaknya untuk memperbanyak konsumsi air putih setiap hari. Disarankan untuk mendidik anak agar dia terbiasa mengonsumsi air putih, bukan minuman lain yang tidak terjamin kesehatannya.

0 Comment