Tanda-tanda Anak Jadi Korban Bullying di Sekolah, Orang Tua Perlu Tahu!

27 August 2019, at 17:00
0
0
Tanda-tanda Anak Jadi Korban Bullying di Sekolah, Orang Tua Perlu Tahu!

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan seperti rumah kedua bagi anak-anak untuk menimba ilmu. Akan tetapi, banyak anak merasa bahwa tempat tersebut justru menakutkan.

UNICEF menyebutkan bahwa 40 persen anak Indonesia mengalami bullying di sekolah. Tindakan berupa perundungan, penindasan, pengintimidasian, dan lain sebagainya tersebut memiliki dampak cukup besar dan buruk bagi psikologis korban.

Pada umumnya, anak yang menjadi korban perundungan merasa takut untuk melaporkan hal tersebut kepada orang dewasa. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengetahui beberapa perubahan sikap yang menjadi tanda bahwa buah hati sedang dibully oleh teman-temannya di sekolah.

1. Malas Pergi ke Sekolah dan Lebih Suka di Rumah

korban bullying
hellosehat.com

Apabila buah hati merupakan anak yang penuh semangat dan suka pergi ke sekolah, maka orang tua seharusnya melihat sesuatu yang aneh apabila ia tiba-tiba malas melakukan hal tersebut.

Anak mungkin saja menjadi korban bullying jika dalam beberapa hari terakhir secara konsisten ia membuat berbagai alasan untuk bolos atau menunda berangkat ke sekolah.

2. Kehilangan Minat pada Hal-hal yang Disuka

kehilangan minat
amicuslaw.com.au

Sebagai orang tua, sebaiknya kamu mengetahui apa yang disukai dan nggak disukai anak. Pasalnya, kehilangan minat terhadap hal-hal yang disukai juga bisa menjadi tanda bahwa anak sedang dibully.

Cobalah perhatikan apakah ia masih sering mengikuti ekstrakulikuler yang merupakan hobinya atau nggak dan bertanyalah apabila perlu.

3. Mudah Cemas dan Tertekan

mudah cemas
revistapazes.com

Anak yang merupakan korban bullying biasanya mudah merasa cemas, selalu terlihat tertekan, dan nggak jarang mengalami insomnia. Meskipun sedang ada di dekatmu, namun seolah-olah ia memikirkan hal lain yang menakutkan.

Apabila anak sering menunjukkan kecemasan seperti ini padahal di rumah nggak ada hal yang membuatnya harus merasa ketakutan, kemungkinan besar ia mendapatkan tekanan dari sekolah.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Pembulian, Bagaimana Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Anak?

4. Nilai di Sekolah Menurun

nilai menurun
today.com

Meskipun nggak berdampak secara langsung kepada nilai sekolah, akan tetapi perundungan atau pembullyan pasti berdampak pada mental dan psikologis si kecil.

Hal tersebut akan berpengaruh pada konsentrasi anak dalam proses pembelajaran dan membuat nilainya menurun.

5. Kehilangan Rasa Percaya Diri

korban bullying di sekolah
istockphoto.com

Salah satu dampak yang akan terlihat saat si kecil menjadi korban bullying di sekolah adalah rasa percaya dirinya yang tiba-tiba menurun.

Anak yang biasanya bersemangat dan ceria, akan merasa tertekan dan lebih cenderung pendiam setelah mendapatkan perlakukan nggak menyenangkan dari teman-temannya.

6. Sering Terluka Tanpa Alasan yang Jelas

anak sering terluka
moms.com

Ayah dan Bunda, apabila anak sering mengeluh sakit di perut, kepala, atau kalian beberapa kali melihat tubuhnya terluka tanpa alasan yang jelas cobalah untuk menanyakan hal tersebut pada buah hati dengan halus.

Luka-luka yang nggak seberapa tersebut bisa saja diperolehnya dari bullying di sekolah lho.

Sebagai orang tua, Sobat Qupas harus perhatian apabila terjadi perubahan sikap atau fisik pada anak ya. Bisa jadi buah hati merupakan korban perundungan yang harus dilindungi.

0 Comment