Tersebar Foto Bayi Selamat dari Kecelakaan Lion Air JT 610, Hoax Atau Fakta?

31 October 2018, pada 02:40
0
0
Tersebar Foto Bayi Selamat dari Kecelakaan Lion Air JT 610, Hoax Atau Fakta?

Sudah dua hari insiden Lion Air JT 610 meramaikan publik. Sampai saat ini, gabungan tim Basarnas yang dibantu Polri dan TNI terus melakukan evakuasi di perairan Karawang Jawa Barat untuk mencari para korban.

Sejauh ini, setidaknya sudah ada beberapa jenazah ditemukan dan puing-puing lainnya. Bahkan, ada dompet yang masih utuh dengan sejumlah uang beserta kartu identitas diri.

Tersebar Foto Bayi Selamat dari Kecelakaan Lion Air JT 610, Hoax Atau Fakta?
tempo.co

Namun, di balik pencarian yang ketat tersebut muncul sejumlah berita serta gambar yang menghebohkan publik. Salah satunya adalah foto bayi menangis yang digadang-gadang sebagai korban selamat dari insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Tentu saja kabar ini membuat heboh dan rasa penasaran publik, apakah benar ada bayi yang selamat dari peristiwa mengerikan itu. Mengingat, dari manifest diketahui ada dua orang bayi di dalam pesawat Lion Air JT 610.

Untuk memastikannya, awak media pun melakukan konfirmasi terhadap pihak terkait. Didapati hasil bahwa foto itu adala hoax, alias tidak benar sama sekali, sesuai penuturan dari BNPB.

Baca juga: Facebook Citra Novita, Pramugari Lion Air JT 610 Banjir Ucapan Bela Sungkawa

Tersebar Foto Bayi Selamat dari Kecelakaan Lion Air JT 610, Hoax Atau Fakta?
instagram.com/sutopopurwo

Humas BNPB pun menambahkan jika kemunculan foto bayi itu sama sekali tidak benar, itu adalah hoax yang tidak perlu dipercaya.

Mengenai foto bayi tersebut adalah foto lama saat kejadian tenggelamnya kapal KM Lestari Maju di Perairan Selayar. Jadi, foto bayi itu bukan berasal dari tim evakuasi pada peristiwa Lion Air ini.

Diharapkan agar semua pihak lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai memperkeruh suasana dengan menebar berita yang belum terbukti kebenarannya atau hoax.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya dengan berita hoax semacam ini.  

0 Komentar