Tiket Masuk Pulau Komodo Bakal Naik Seharga Motor, Masih Mau Datang ke Sana?

18 December 2018, pada 10:30
2
0
Tiket Masuk Pulau Komodo Bakal Naik Seharga Motor, Masih Mau Datang ke Sana?

Pulau Komodo memang menjadi salah satu destinasi favorit bagi turis lokal maupun mancanegara. Semua seolah berlomba untuk mengunjungi tempat cantik di Indonesia ini.

Untuk menjaga cagar budaya ini tetap lestari, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, memberi usulan agar tarif masuk ke Pulau Komodo dinaikkan.

Tapi ternyata nilai yang disebutkan oleh sang gubernur cukup fantastis dan memberikan dampak bagi pariwisata di wilayah ini sendiri.

1. Wacana Harga Tiket Melonjak Drastis

pulau komodo
instagram.com/mdaatselaar

Tepat pada pekan lalu, yakni pada Selasa, 11 Desember 2018 lalu, Gubernur Viktor menyebutkan nilai untuk harga tiket sebesar 500 dolar Amerika Serikat atau setara dengan 7 juta 252 ribuan rupiah.

Hal itu disebutkan sang gubernur pada saat membuka acara Collaborative Destination Development yang diadakan Angkasa Pura I di Hotel Aston Kupang, NTT.

pulau komodo ntt
instagram.com/billydjokosetio

Padahal seperti diketahui, saat ini harga tiket masuk ke Pulau Komodo tidak sampai mencapai angka jutaan rupiah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2014 dan Keputusan Dirjen PHKA Nomor: SK.133/IV-SET/2014, tarif masuk ke tempat ini sebesar 150 ribu rupiah (turis asing) dan lima ribu rupiah (turis lokal).

2. Alasan Gubernur NTT Naikkan Harga Tiket

alasan tiket pulau komodo naik
instagram.com/hermis.haridas

Gubernur Viktor mengusulkan harga tinggi itu karena ia menilai Pulau Komodo adalah tempat yang eksotis. "Pulau Komodo itu indah, eksotik dan langka, jangan dijual murah," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Menurut pendapatnya, kenaikan tarif tersebut juga dapat mempengaruhi nilai perekonomian masyarakat sekitar. Bahkan hal ini akan membuat masyarakat lebih menjaga lingkungan Kawasan Pulau Komodo.

alasan kenaikan harga tiket pulau komodo
instagram.com/salemmo

Dengan lingkungan yang terjaga, maka keberlanjutan industri pariwisata di wilayah cantik ini akan terjaga. Begitulah menurut pendapat sang gubernur.

Kalau menurutmu, bagaimana dengan pendapat Gubernur Viktor sendiri? Setuju atau tidak?

Baca juga: Kenapa Komodo Hanya Ada di Indonesia? Ternyata ini Alasannya

3. Gubernur NTT Tak Permasalahkan Turis yang Datang atau Tidak

wacana kenaikan harga tiket pulau komodo
instagram.com/rezaaghifarii

Lebih mengejutkan, Gubernur Viktor juga berpendapat tentang keberadaan turis di Pulau Komodo. Menurutnya, semua itu bukan masalah besar.

"NTT itu indah dan kecil, jadi kita tidak tertarik dengan jumlah turis yang datang. Jadi yang datang harus mengeluarkan biaya besar," ujar Gubernur Viktor.

Keberadaan Pulau Komodo sendiri dinilai sebagai 'rumah' bagi para komodo. Bahkan untuk melindungi hewan langka tersebut sehingga hal ini bukanlah masalah besar jika kawasan ini tak dikunjungi wisatawan.

turis di pulau komodo
instagram.com/indonesiatimur_arthenistravel

Sekali lagi ia menegaskan bahwa tiket masuk Pulau Komodo jangan sampai murah. "Di Pulau Komodo, kita tidak tertarik dengan orang miskin yang datang," ungkap Viktor.

"Dalam semangat kita peduli ingin Pulau Komodo ini dinikmati anak cucu kita, tiket masuk ke Pulau Komodo itu tidak boleh murah. Menjaga keberlanjutan itu mahal," tambahnya.

Sedangkan Marius Ardu Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata NTT menyebut bahwa kenaikan tarif tersebut bisa diterapkan pada pertengahan 2019 mendatang. "Secepatnya. Ya 6 bulan kedepan lah," tuturnya.

4. Dampak Kenaikan Tarif Tiket Pulau Komodo

harga tiket pulau komodo
instagram.com/rezaaghifarii

Pernyataan Gubernur Viktor sendiri pun membuat Ketua Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Mabar (Formapp Mabar), Rafael Todowela bersuara.

Ia meminta sang gubernur untuk mencabut pernyataan tersebut. "Kami meminta Gubernur NTT melakukan press release mencabut pernyataan wacana kenaikan tarif 500 USD," tegas Rafael dilansir dari Kompas.

Menurutnya, kenaikan itu tidak rasional dan dapat merugikan banyak pihak. Bahkan bisa saja sebanyak 350 pemandu wiisata jadi pengangguran karena hal ini.

"Dari total tour guide 350 orang yang ada di Labuan Bajo, akan kehilangan mata pencaharian tur dan kehilangan request tour dari agen-agen travel dan rekomendasi langsung dari tamu," jelas Rafael.

dampak kenaikan harga tiket pulau komodo
instagram.com/luichingyee

Rafael pun menuntut Gubernur Viktor untuk bertanggungjawab atas kerugian agen perjalanan. Sebab banyak wisatawan yang mendadak membatalkan pemesanan paket wisata ke salah satu wisata di Nusa Tenggara Timur ini pasca wacana kenaikan tiket masuk dicetuskan.

"Kami meminta Gubernur NTT untuk meminta maaf kepada semua wisatawan yang telah membatalkan kepergiannya berwisata ke Pulau Komodo-Labuan Bajo dan Flores," tutup Rafael.

Dengan adanya wacana kenaikan tiket masuk Pulau Komodo, bagaimana menurutmu? Mungkin ada hal positif yang dapat dipetik, yakni ketika perekonomian masyarakat di wilayah tersebut ikut meningkat.

Di sisi lain, kenaikan tarif yang sangat drastis ini bisa saja malah merugikan bisnis pariwisata masyarakat sekitar. Oleh karena itu, semoga saja pemerintah dapat menemukan solusi bijak dari permasalahan ini ya!

0 Komentar