Urutan Prosesi Pernikahan dengan Adat Jawa, Penuh Makna!

19 September 2018, at 15:08
0
0
Urutan Prosesi Pernikahan dengan Adat Jawa, Penuh Makna!

Pernikahan merupakan momen sakral dalam fase kehidupan seseorang. Di Indonesia, hal ini masih dipengaruhi oleh adat dan budaya. Maka tak heran jika prosesi pernikahan ini cenderung lama dan memiliki alurnya tersendiri. Salah satunya adat pernikahan Jawa. 

Buat kamu yang keturunan Jawa, persiapan pernikahan dengan segudang prosesinya menjadi hal yang asing. Namun tidak bagi para orang tua yang sudah memahaminya. Ini dia adat pernikahan jawa yang harus kamu lalui ketika menikah:

Baca Juga: 5 Persiapan Pernikahan Ini Sering Diabaikan, Gak Melulu Tentang Pesta

1. Midodareni

bintang.com

Sehari seblum menikah, pihak calon mempelai pria harus melaksankan midodareni. Adat ini merupakan ajang ilaturahmi antara kedua keluarga besar yaitu keluarga mempelai pria berkunjung ke rumah mempelai wanita. Para leluhur percaya jika malam midodareni dianggap sebagai malam turunnya para bidadari.

2. Injak Telur

ArbieSofyan

Tradisi injak telur mungkin sering kamu temui di pernikahan. Ketika pihak pengantin pria menginjak telur, kemudian pengantin wanita membasuhnya hal ini menandakan bahwa pihak perempuan akan sepenuhnya mengabdikan hidupnya dan berjanji akan selalu setia pada pria yang kini menjadi pendamping hidupnya. 

3. Sikepan Sindur

budayajawa.id

Prosesi ini melibatkan kedua orang tua pengantin. Ibu akan membentangkan kain sindur, kemudian ayah akan menyatukan pengantin dengan menggunakan kain tersebut menuju pelaminan. Adanya prosesi ini diharapkan pernikahan keduanya hingga maut memisahkan. 

4. Kacar Kucur

anindawahyu.wordpress.com

Kantong yang berisi biji-bijian, beras kuning maupun uang logam akan dituangkan oleh pihak pria pada pangkuan wanita. Sesi ini menandakan jika pria akan menafkahi rumah tangganya sedangkan sang isteri akan mengelolanya. 

5. Tarub

pinterest.co.uk

Aneka tumbuhan hasil alam seperti pisang, tomat dan buah-buahan lainnya terdapat pada tarub. Tumbuhan tersebut diharapkan menjadi simbol bagi kedua mempelai agar memperoleh kemakmuran terhadap kehidupan yang akan dijalaninya kelak. 

Baca Juga: 10 Kata Cinta dari Tokoh Dunia yang Bisa Kamu Pajang Saat Pernikahan Nanti, Dijamin Romantis!

6. Siraman

seputarpernikahan.com

Siram berarti memiliki makna mandi. Tak hanya pihak perempuan yang akan melaksanakan hal ini, pihak pria pun juga wajib melakukan siraman. Di dalam air siraman biasanya tekandung bunga yang diambil dari tujuh sumber. Hal ini bermaksud agar angka tujuh tersebut bisa memberikan pertolongan pada pihak pengantin. 


7. Sungkeman

flickr.com

Inilah momentum yang bisa membuat pihak pengantin maupun pihak orang tua menangis tersedu-sedu. Sungkeman menandakan bahwa restu kedua oprang tua akan selalu mendampingi kehidupan pengantin kelak. Sungkeman juga bermaksud bahwa tugas orang tua kini telah selesai dan menyerahkannya pada pihak pria. 

8. Pangkuan

maharmahar.com

Bukan sekedar hiburan, pangkuan memiliki makna agar kedua mempelai dapat saling memahami di dalam kehidupan rumah tangganya kelak. Pangkuan juga menjadi simbol jika kasih sayang orang tua pada anak maupun menantunya tidak memiliki perbedaan. 

9. Dulang-dulangan

youtube.com/SanggarRiasMbakEli

Dulang dalam bahasa Jawa artinya menyuapi. Pihak pengantin perempuan dan pria akan saling menyuapi makanan yang telah disediakan sebanyak tiga kali. Dulang-dulangan memiliki harapan agar keduanya bisa saling memberikan kasih sayang dalam kondisi apapun. 

10. Kembar mayang

maharmahar.com

Setiap pernikahan adat Jawa selalu dilengkapi oleh kembar mayang. Rangkain janur ini memiliki simbol harus bijaksana dalam menghadapi berbagai masalah ketika berumah tangga. Bentuk burung diatas hiasan kembar mayang melambangkan agar terus bersemangat ketika rumah tangganya diterpa masalah apapun. 

Itulah sepuluh pernikahan adat jawa yang punya nama unik tapi sakral. Adat tersebut bertujuan agar kehidupan rumah tangganya berjalan nantinya dan selalu mengingat ketika awal pernikahan. 

0 Comment