Viral Video Ibu Marahi Anaknya, Begini Dampak Kekerasan Verbal pada Kesehatan Mental Si Kecil

30 March 2019, at 07:00
0
0
Viral Video Ibu Marahi Anaknya, Begini Dampak Kekerasan Verbal pada Kesehatan Mental Si Kecil

Dunia maya sedang dihebohkan dengan adanya video seorang ibu yang tega memarahi dan mengusir anaknya dari mobil.

Mendidik si kecil untuk menjadi pribadi yang lebih baik memang terkadang membutuhkan kerja keras dan ketegasan.

Namun, perilaku ibu yang memarahi anaknya tersebut dianggap berlebihan dan dikecam oleh banyak pihak terutama warganet.

Baca Juga: Tanda Mentalmu Tidak Sehat, Segera Periksa ke Dokter!

Jadi, apa sih sebenarnya dampak kekerasan verbal pada kesehatan mental si kecil menurut psikolog?

1. Trauma

trauma
pexels.com/@katlovessteve

Trauma jadi salah satu dampak kesehatan mental yang harus dialami si kecil jika terus menerus mendapatkan kekerasan verbal.

Kata-kata bentakan dan keras yang keluar dari orang sekitar akan membuatnya sakit hati dan memengaruhi kehidupan sosialnya.

2. Rendahnya Kepercayaan Diri

rendahnya kepercayaan diri
pexels.com/@skitterphoto

Sering mendapatkan bentakan bisa bikin si kecil ragu untuk bereksplorasi karena takut salah dan akhirnya dimarahi lagi.

Anak jadi nggak percaya diri dengan kemampuannya dan sulit menunjukkan sikap inisiatif sama nggak mudah memecahkan masalah.

3. Membentuk Mental Seorang Korban

membentuk mental seorang korban
pexels.com/@juanpphotoandvideo

Anak-anak yang menerima kekerasan sejak kecil alam bawah sadarnya secara nggak langsung akan membentuk mental seorang korban.

Jadi, akan tertanam pemikiran bahwa ia memang pantas dijadikan korban pada pikiran anak.

4. Sulit Percaya dengan Orang Lain

sulit percaya dengan orang lain
pexels.com/@pixabay

Tahukah kamu, anak yang mendapat kekerasan akan kehilangan figur orang dewasa yang bersifat melindungi dan mengayomi.

Hal ini membuat anak jadi sulit percaya pada orang lain. Baginya, nggak ada orang yang bisa diandalkan dan bisa menolongnya.

Baca Juga: Jangan Malu, Ini Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

5. Sulit Berkonsentrasi

sulit berkonsentrasi
pexels.com/@pixabay

Ternyata anak yang dapat kekerasan verbal juga bisa mengalami kesulitan konsentrasi, lho. Ini disebabkan oleh tekanan yang diterimanya.

Minatnya terhadap sesuatu bisa menurun drastis dan jadi murung setiap waktu sampai-sampai berpengaruh sama tingkat konsentrasinya.

6. Sulit Menahan Emosi

sulit menahan emosi
pexels.com/@moh-adbelghaffar

Dampak kekerasan pada anak lainnya adalah membuatnya jadi kesulitan menahan atau mengendalikan emosi.

Ini karena anak yang menerima kekerasan cenderung nggak bisa meluapkan emosinya dengan benar, ia juga mencontoh dari apa yang dilihat.

7. Depresi

depresi
pexels.com/@victoria-borodinova-392079

Hati-hati, kekerasan pada anak meskipun hanya berupa verbal bisa bikin si kecil depresi, lho. Ini karena bentakan dan suara-suara tinggi bisa menghilangkan kemampuan merasa bahagia.

Si kecil bisa merasa nggak berguna dan perasaan negatif akan berkembang dalam dirinya. Anak juga bisa dapat gangguan kecemasan kronis.

8. Gangguan Kesehatan dan Pertumbuhan

gangguan kesehatan dan pertumbuhan
pexels.com/@pixabay

Nggak Cuma mental, ternyata kekerasan verbal pada si kecil juga bisa pengaruhi kesehatan dan pertumbuhan fisiknya.

Mulai dari gangguan otak sampai penyakit-penyakit seperti obesitas, gangguan jantung, dan lain sebagainya juga bisa menyerang karena hormon stres yang berlebihan.

Baca Juga: Hati-Hati, Hal Sepele Ini Bisa Sebabkan Depresi

Nah, itu dia Sobat Qupas dampak mengerikan yang bisa terjadi pada anak apabila terus-menerus mendapatkan kekerasan dari orang-orang disekitarnya.

Saat ini, ibu yang memarahi dan mengusir anaknya pada video viral sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Semoga hal seperti ini nggak terulang lagi, ya!

0 Comment