Warga Hong Kong Hadapi Topan Mangkhut seperti Hendak Kiamat

17 September 2018, at 06:14
0
0
Warga Hong Kong Hadapi Topan Mangkhut seperti Hendak Kiamat

Badai Mangkhut kini sudah beralih ke wilayah negara Hong Kong dan pesisir selatan Cina. Sebelumnya Topan Mangkhut lebih dulu menghantam beberapa wilayah di Filipina. Bahkan pada Minggu (16/09) sudah ada 64 orang yang tewas di Filipina karena dihantam Topan. Topan itu memiliki kecepatan 185 kilometer/jam yang membuat 42 insiden longsor dan banjir dimana-mana.

Baca juga: Potret Kondisi Jepang Setelah Dihantam Topan Terkuat dalam Kurun 25 Tahun

nationmultimedia.com

Hampir semua bangunan yang ada di Kota Tuguegarao, wilayah bagian timur laut Filipina yang rusak parah. Topan ganas itu pun kini sudah mengarah ke arah Hong Kong dan Tiongkok Selatan yang membuat kedua negara itu mengumumkan status siaga merah.

Angin kencang dan hujan deras itu pun membuat setengah juta orang yang tingga di tujuh kota di provinsi Guangdong harus dievakuasi. Terlebih juga beberapa tempat kasino sementara ditutup untuk pertama kalinya. Para warga Hong Kong pun bersiap-siap untuk menghadapi badai tersebut. Terlihat di foto berikut, seorang wanita sedang melayani para pembeli yang akan membeli selotip untuk nantinya dipasangkan di kaca jendela rumah.

bbci.co.uk

Larang untuk warga Hong Kong untuk tidak keluar rumah dan tetap berada di rumah terus diumumkan oleh Pemerintah setempat. Pengumuman yang sudah ada sejak hari Jumat yang lalu itu, masih disiarkan hingga hari ini. Pun banyak warga terutama para lansia yang sangat khawatir dan takut keluar rumah.

Pemerintah juga menghimbau para warganya untuk memasok banyak makanan untuk persediaan selama badai Topan terjadi. Hal itu untuk meminimalisir adanya nyawa yang terenggut sama bencana terjadi.

dailymail.co.uk

Maklum saja, Topan Mangkhut ini memiliki awan berdiameter 900 kilometer dan bergerak dengan kecepatan 30km/jam. Organisasi Meteorologi Dunia pun mengakui Topan kali ini merupakan yang terkuat sepanjang tahun.

bangkokpost.com

Selain kesiapan warga Hong Kong dengan mengantisipasi menempelkan selotip dikaca jendela, maskapai Garuda Indonesia pun membatalkan semua penerbangan menuju ke Hongkong pada tanggal 15-16 September 2018 yang lalu. Demi keamanan para kru dan penumpang. Pembatalan itu diikuti dengan peringatan otoritas Bandara Hong Kong mengenai serangan badan Topan Mangkhut.

Baca juga: Tips Liburan ke Jepang Saat Panas Membara, Biar Nggak Kena Heat Stroke!

Garuda Indonesia pun menghimbau bagi seluruh penumpangnya untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya. Dan juga, menghimbau nomor ponsel dan alamat e-mail yang dituliskan adalah benar dan bisa dihubungi. Agar pihak maskapai dapat menghubungi bisa terjadi perubahan penerbangan.

garudaindonesia-airline.blogspot.com

Adapun juga untuk sobat Qupas yang hendak berlibur ke Hong Kong, terlebih dahulu memperhatikan sinyal darurat yang dilansir oleh lembaga pemerintah yang berkaitan dengan cuaca. Yang kedua adalah, bawalah selalu peralatan hujan.

Carilah penginapan yang sudah memiliki standar keamanan pada bencana untuk insfrastrukturnya. Misalnya saja, carilah tempat berlindung yang bisa menahan kekuatan angin Topan dan berada di tempat aman saat banjir melanda. Yang terakhir adalah, hindari bangunan tinggi penuh kaca. Hal itu karena bisa saja kaca pada jendela pecah tiba-tiba karena gesekan dengan angin kencang. 

reuters.com

Di Hong Kong sendiri, Topan terjadi setiap tahunnya. Terakhir yang paling parah saat Topan Haima pada oktober, 2016 yang membuat pemerintah mengeluarkan sinyal waspada hingga tingkat ke delapan. Sudah ngga heran, kalau angin Topan bisa terjadi lalu menyebabkan kerusakan dimana-mana. Tetap harus berhati-hati dan waspada selalu ya. Selalu membawa raincoat atau payung selama berada di sana.

0 Comment