Warga Indonesia Menduduki Peringkat Kedua Paling Hobi Makan Mi, Bahaya nggak sih?

17 October 2018, pada 02:24
0
0
Warga Indonesia Menduduki Peringkat Kedua Paling Hobi Makan Mi, Bahaya nggak sih?

Mi instan rasanya layak dinobatkan sebagai makanan nomor 1 di Indonesia. Bagaimana tidak, santapan sederhana ini jadi favorit baik dari orang yang tak punya hingga kalangan berada.

Dan tahukah kamu? Dari data yang dirilis World Instant Noodles Asosiation (WINA), Indonesia jadi negara pengonsumsi mi instan terbanyak kedua di dunia selama lima tahun terakhir.

Dikutip dari laporan yang dihimpun WINA dalam instantnoodles.org, konsumsi mi instan indonesia pada tahun 2017 mencapai 12.620 juta porsi. Dengan kata lain, sebanyak 34,5 juta porsi dimakan oleh orang indonesia setiap harinya. Pasti kamu termasuk kan?

Selain indonesia, berikut ini adalah 10 negara dengan konsumsi mi instan terbanyak pada tahun 2017 kemarin.

1. Tiongkok sebanyak 38.970 juta porsi

2. Indonesia sebanyak 12.620 juta porsi

3. Jepang sebanyak 5.660 juta porsi

4. India sebanyak 5.420 juta porsi

5. Vietnam sebanyak 5.060 juta porsi

6. Amerika Serikat sebanyak 4.130 juta porsi

7. Filipina sebanyak 3.750 juta porsi

8. Korea sebanyak 3.740 juta porsi

9. Thailand sebanyak 3.390 juta porsi

10. Brazil sebanyak 2.230 juta porsi

Baca juga: Modal Indomie, Kamu Bisa Bikin 5 Kreasi Mie Enak dan Mewah!

Bisa dilihat bahwa Indonesia bertengger di posisi kedua setelah Tiongkok dan melampaui konsumsi mi instan negara Jepang, sang pelopor mi instan dunia. Ya kehadiran mi instan yang dicintai masyarakat global memang tak bisa lepas dari peran negara matahari terbit itu.

Mi instan diciptakan pertama kali pada tahun 1958 oleh Momofuku Ando dalam bentuk 'Chicken Ramen' yang siap disantap dalam dua menit. Sejak saat itu, keberadaan mi instan kemudian menyebar ke kawasan Asia dan terus higga ke Amerika dan Eropa.

Di Indonesia, mi instan pertama hadir pada tahun 1968 lewat merek 'Supermie'. Sejak saat itu, keberadaan mi instan di tanah air mengalami perkembangan yang pesat karena permintaan konsumen yang terus meningkat. Dari awalnya hanya mi goreng, hingga muncul mi rebus dengan berbagai macam rasa. 

Warga Indonesia Menduduki Peringkat Kedua Paling Hobi Makan Mi, Bahaya nggak sih?
instagram.com/shopme.indomie

Di Indonesia sendiri sudah ada puluhan merek mi instan yang menghadirkan jenis dan rasanya masing-masing. Bahkan ada yang memanjakan pecandu santapan ini dengan melahirkan puluhan rasa khas berbagai daerah di nusantara.

Wajar bila mi instan jadi favorit segala kalangan. Aromanya yang khas bahkan bisa menggoda siapapun yang tidak lapar. Betul?

Bukan hanya itu, kemudahan dalam penyajiannya menjadi kelebihan tersendiri. Sebab siapapun jadi bisa masak kalau berurusan dengan mi instan.

Nggak heran deh kalau warga Indonesia menjadi konsumen mi instan. Bahkan ada loh, orang Indonesia yang mengkonsumsi mi cepat saji ini hampir setiap hari. Padahal ada bahaya besar yang akan menanti, salah satunya bisa menyebabkan berat badan yang tidak terkontrol. 

Baca juga: Kata Siapa Mie Instan Memberikan Efek Buruk? Yuk Ikuti Langkah Berikut Agar Mie Instan Lebih Menyehatkan

Tahukah kamu, jika nutrisi dalam mi nggak cukup untuk memenuhi kalori dalam tubuh. Hal itulah yang membuat kamu, akan terus-menerus merasakan lapar yang nggak ada henti-hentinya. Jelas, itu akan menyebabkan tubuhmu kelebihan beban karbohidrat dan lemak. 

Jadi, lebih baik hindari makan mi dalam jumlah yang berlebihan ya. Tapi kalau kamu ingin sekali menikmati sepiring mi, selalu ada cara untuk tetap mengkonsumsinya dengan cara yang sehat kok.

Cara untuk mengkonsumsi mi instan agar tetap sehat adalah membuat bumbu mi sesuai selera. Bumbu bubuk mi instan memiliki banyak kandungan MSG yang tinggi. 

Warga Indonesia Menduduki Peringkat Kedua Paling Hobi Makan Mi, Bahaya nggak sih?
crateandbarrel.com

Nggak heran setelah kamu makan mi instan rasanya akan terus nempel selama beberapa menit di mulutmu. Berbeda kalau kamu membuat aneka mi dengan bumbu yang sesuai selera namun tetap menyehatkan. 

Selain itu juga, kamu bisa menambahkan sayur-sayuran dalam semangkuk mi. Tapi kalau kamu nggak suka makan sayur, kamu bisa memilih kacang-kacangan sebagai pengganti sayur. Kacang almond dan kacang kenari yang memiliki kandungan protein, vitamin E, dan magnesium.

Tentu akan membuat menu makan mi menjadi lebih sehat. Kamu pun nggak perlu khawatir soal bahaya yang akan disebabkan. Gimana? Mau mencobanya?

0 Komentar