Warna Urine Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

27 December 2018, at 16:00
1
0
Warna Urine Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

Pernahkah kamu memperhatikan warna urinemu? Jika kamu perhatikan, warna air kencingmu pasti berubah-ubah setiap harinya, kan? Hal ini terjadi bukan tanpa sebab atau tanpa alasan.

Hal tersebut terjadi karena berhubungan dengan kondisi tubuhmu. Pada saat tubuh memproses makanan dan membuang racun, urine akan menunjukkan hasilnya.

Lalu apa saja ya warna air kencing yang bisa menunjukkan kondisi kesehatanmu? Yuk simak penjelasan Qupas di bawah ini!

1. Bening

bening
pexels.com

Warna urine bening atau transparan menandakan hal yang baik, artinya tubuh terhidrasi lebih dari cukup. Hal ini disebabkan oleh terlalu banyaknya air mineral yang kamu konsumsi.

Meskipun merupakan hal yang baik, tetapi ada risiko dibaliknya lho.

Terlalu banyak mengonsumsi air bisa menyebabkan penipisan garam dalam tubuh yang dapat membuat ketidakseimbangan dalam tubuh. Cobalah untuk mengurangi konsumsi airmu.

2. Pink atau Kemerahan

merah
pexels.com

Air kencing yang berwarna pink atau kemerahan mungkin terlihat menakutkan dan tidak normal. Meskiun terlihat mengkhawatirkan, akan tetapi hal ini bisa menjadi wajar apabila hal tersebut disebabkan oleh obat-obatan dan makanan seperti buah naga dan buah bit.

Urine pink atau kemerahan yang disebabkan oleh obat atau makanan akan bertahan paling tidak satu hari. Jika warna urine tersebut tidak berubah dan terdapat campuran seperti darah, segera periksakan diri ke dokter. Kamu bisa jadi terkena penyakit infeksi saluran kemih, ginjal, tumor atau kanker.

3. Orange

orange
pexels.com

Pada umumnya, warna ini menunjukkan bahwa kamu sedang dehidrasi. Sebaiknya kamu memperbanyak konsumsi air mineral (minimal 8 gelas atau 2 liter per hari) agar kebutuhan cairan tubuhmu tercukupi.

Akan tetapi warna ini juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat anti inflamasi, obat pencernaan atau obat kemoterapi. Mengonsumsi terlalu banyak vitamin B2 juga menyebabkan warna urine menjadi orange.

Selain itu, jika konsidi ini dibarengi dengan adanya warna kekuningan pada bagian putih mata, hal ini menandakan bahwa ada yang bermasalah pada fungsi hati.

4. Hijau atau Biru

hijau
pexels.com

Warna ini normal jika terjadi setelah kamu mengonsumsi sayur-sayuran hijau. Akan tetapi jika hal ini terjadi berturut-turut lebih dari tiga hari, maka kamu harus segera periksa ke dokter.

Hal tersebut bisa menandakan bahwa kamu sedang terkena bakteri Pseudomonas yang menyebabkan infeksi saluran kencing langka.

Baca Juga: Cara Atasi Beser Mengganggu Agar Tak ke Toilet Melulu

5. Coklat

coklat
pexels.com

Urine berwarna coklat bisa menandakan bahwa kamu sedang dehidrasi. Jika kamu sudah minum banyak air dan warnanya tidak berubah, maka segera konsultasikan dengan dokter.

Warna coklat bisa menjadi peringatan bahwa ada yang tidak beres pada hati dan ginjalmu. Jika kondisi ini disertai dengan sakit perut, ruam, dan kejang, maka hal tersebut bisa jadi berdampak lebih parah seperti tumor.

6. Coklat Madu

coklat madu
pexels.com

Warna urine coklat muda atau kecoklatan seperti madu bukanlah tanda adanya penyakit yang serius pada tubuhmu. Hal ini menandakan bahwa kamu sedang mengalami dehidrasi dan harus segera menambah konsumsi air minum.

7. Kuning Transparan

kuning
pexels.com

Kuning transparan pasti merupakan warna urine yang paling sering kamu temui? Tenang saja, hal ini berarti baik. Warna kuning transparan pada air kencing merupakan warna normal dan menunjukkan bahwa tubuhmu terhidrasi dengan cukup.

8. Keruh

keruh
pexels.com

Urine dengan warna keruh sering terjadi pada orang tua yang mengalami tumor kandung kemih dan masalah pada ginjal. Akan tetapi, olahraga berat dan kelebihan protein juga dapat menjadi penyebab kondisi seperti ini.

Jika hal ini terjadi terus-menerus, sebaiknya kamu pergi ke dokter untuk memastikannya.

Itu dia 8 warna urine yang bisa menunjukkan kondisi kesehatanmu. Jangan pernah menyepelekan hal-hal kecil seperti warna urine, ya! Sekecil apapun perubahan pada tubuh bisa menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan.

0 Comment